Sukses

Pengertian Glomeson

Glomeson adalah obat yang mengandung Methylprednisolone. Methylprednisolone merupakan kortikosteroid yang digunakan untuk mengobati peradangan dan kondisi alergi. Methylprednisolone mencegah zat yang dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh.

Keterangan Glomeson

Berikut adalah beberapa keterangan yang perlu anda ketahui mengenai Glomeson:

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Kostikosteroid
  • Kandungan: Methylprednisolone 4 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 5 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Lucas Djaja/Marin Liza Farmasi
  • Harga: Rp 31.000 - Rp 50.000 / Strip.

Kegunaan Glomeson

Glomeson digunakan untuk mengobati kondisi peradangan dan alergi, arthritis, lupus, psoriasis, kolitis ulserativa, gangguan alergi, gangguan kelenjar (endokrin), dan kondisi yang mempengaruhi kulit, mata, paru-paru, perut, sistem saraf, atau sel darah.

Dosis & Cara Penggunaan Glomeson

Glomeson termasuk dalam golongan obat keras, penggunaannya harus berdasarkan resep dokter. Aturan penggunaan Glomeson secara umum adalah: 2-40 mg/hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 20-25 derajat Celcius.

Efek Samping Glomeson

Efek samping penggunaan Methylprednisolone yang mungkin terjadi adalah:

  • Reaksi alergi
  • Miopati akut
  • Hipertensi
  • Tukak peptik
  • Jerawat
  • Kelemahan otot
  • Penurunan K darah. 

Kontraindikasi
Jangan gunakan Methylprednisolone pada pasien dengan kondisi:

  • Infeksi serius yang tidak diobati
  • Hipersensitif terhadap Methylprednisolone
  • Infeksi jamur sistemik
  • Bayi prematur
  • Cedera otak traumatis (penggunaan dosis tinggi)
  • Menerima vaksin hidup maupun dilemahkan.

Interaksi Obat

  • Amfoterisin B
  • Diuretik
  • Antibiotik Makrolida
  • Isoniazid
  • Kolestiramin
  • Siklosporin
  • Glikosida Digitalis
  • Kontrasepsi Oral
  • Rifampisin
  • Barbiturat
  • Ketoconazole
  • Eritromisin
  • Aspirin dan obat golongan AINS lainnya
  • Warfarin.

Kategori Kehamilan
Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita.

Keamanan Menyusui
Methylprednisolone dapat masuk ke dalam ASI. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait