Sukses

Pengertian Glocef

Glocef mengandung Cefotaxime, yang merupakan sediaan obat Serbuk dalam vial dan dilarutkan dengan Water Injection 10 mL. Glocef tergolong dalam Obat Keras dan masuk dalam kelas antibiotik golongan Sefalosforin. Glocef digunakan untuk yang infeksi saluran napas, termasuk hidung dan tenggorokan, infeksi pada telinga, infeksi kulit dan jaringan lunak. Jenis infeksi lain yang bisa ditangani dengan cefotaxim beragam. Di antaranya adalah septikemia (infeksi dalam darah), meningitis (peradangan pada selaput pelindung yang menutupi saraf otak dan tulang belakang), peritonitis (infeksi pada selaput yang melapisi rongga perut), serta osteomielitis (infeksi pada tulang). Pencegahan infeksi pada luka operasi juga bisa menggunakan antibiotik ini.

Keterangan Glocef

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Sefalosforin
  • Kandungan: Cefotaxime 1 gram
  • Bentuk: Serbuk
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Box, 1 Vial @ 1 gram
  • Farmasi: Lucas Djaja/Pratapa Nirmala.

Kegunaan Glocef

Glocef digunakan untuk mengobati saluran pernapasan bawah, kulit, struktur kulit, infeksi jaringan lunak, tulang, sendi, meningitis (radang otak) dan profilaksis infeksi pasca operasi.

Dosis & Cara Penggunaan Glocef

Glocef termasuk dalam golongan obat keras, penggunaannya harus dengan resep dokter. Dosis dan penggunaan obat Glocef secara umum:

  • Dewasa: 1-2 gram secara IV / IM  tiap 8-12 jam. Maksimal 12 gram/hari.
  • Septikemia: sampai 6-8 gram / hari, dalam 3-4 dosis terbagi.
  • Profilaksis bedah: 1 gram, 30-90 menit sebelum prosedur operasi.
  • Gonore: 0,5 gram atau 1 gram sebagai dosis tunggal.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 15-30 derajat Celcius.

Efek Samping Glocef

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Glocef adalah:

  • Diare, mual, muntah.
  • Neutropenia
  • Anemia (kekurangan darah)
  • Ruam
  • Pruritus (rasa gatal yang bisa meliputi seluruh atau sebagian tubuh), demam, menggigil.
  • Nyeri
  • Efek samping yang jarang terjadi: pankreatitis (radang pada kelenjar pankreas yang terjadi dengan dua bentuk yang sangat berbeda yaitu akut dan kronis), hipoprothrombinaemia (Kekurangan fibrinogen).
  • Berpotensi fatal: Anafilaksis (kejang).

Overdosis
Gejala overdosis Cefotaxime antara lain peningkatan BUN dan kreatinin. Risiko ensefalopati reversibel. Jika terjadi overdosis, berikan pengobatan simtomatik dan suportif (oleh tenaga medis).

Kontraindikasi

  • Hindari penggunaan Glocef pada pasien:
  • Hipersensitif (alergi) terhadap golongan sefalosporin.

Interaksi Obat

  • Dapat meningkatkan nefrotoksisitas aminoglikosida.
  • Dapat mengurangi efek terapi BCG, vaksin tifoid, Na picosulfate.
  • Warfarin dapat meningkatkan efek antikoagulan antagonis vitamin K.
  • Dapat meningkatkan kadar serum denganprobenesid.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Glocef ke dalam Kategori B: Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait