Sukses

Pengertian Genotropin

Genotropin adalah obat resep yang diberikan untuk anak-anak dalam masa pertumbuhan yang pertumbuhannya terhambat karena kekurangan hormon pertumbuhan Somatotropin (hormon yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan, pembelahan sel, serta perbaikan sel tubuh). Genotropin mengandung hormon somatropin yang digunakan untuk karena tubuhnya tidak dapat memproduksi hormon somatotropin dalam jumlah yang cukup. Kekurangan hormon somatotropin dapat mengakibatkan beberapa cacat pada masa pertumbuhan seperti kekerdilan, pertumbuhan tulang tidak sempurna, pubertas terlambat, serta dapat mengakibatkan mikropenis (penis tidak tumbuh secara sempurna sehingga ukurannya dibawah ukuran normal) pada pria. Pada bayi yang baru lahir, keadaan ini dapat menyebabkan hipoglikemia (kekurangan gula darah) dan penyakit kuning. Pada orang dewasa, kekurangan Somatotropin dapat mengakibatkan gejala seperti penurunan massa dan kekuatan otot, pengeroposan tulang (osteoporosis), rambut rontok hingga mengakibatkan kebotakan, kekurangan energi, penurunan konsentrasi dan daya ingat, serta menurunkan gairah seksual pada pria.

Keterangan Genotropin

  • Golongan: Obat keras
  • Kelas Terapi: Hormon
  • Kandungan: Somatropin 5.3 mg
  • Bentuk: Pre-filled Pen
  • Satuan Penjualan: Box
  • Kemasan: Box, 1 Pre-filled Pen (1 cartridge dengan 2 kompartemen), serbuk injeksi 5.3 mg + pelarut 10 mL
  • Farmasi: Pfizer.

Kegunaan Genotropin

Genotropin adalah obat resep yang diberikan untuk anak-anak dalam masa pertumbuhan yang pertumbuhannya terhambat karena kekurangan hormon pertumbuhan Somatotropin (hormon yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan, pembelahan sel, serta perbaikan sel tubuh).

Dosis & Cara Penggunaan Genotropin

Genotropin adalah obat keras, sehingga penggunaannya harus dengan resep Dokter. Dosis bersifat individual. Umumnya, dosis diberikan 0.5-0.7 IU/kgBB/minggu atau 12 IU/m2/ minggu dibagi menjadi 6-7 suntikan subkutan. Tempat suntikan harus bervariasi untuk menghindari lipoatrofi (hilangnya lemak subkutan).

Efek Samping Genotropin

Setiap obat pasti memiliki efek samping. Akan tetapi, efek samping yang dirasakan setiap orang bisa saja berbeda-beda. Adapun efek samping yang mungkin anda rasakan selama mengonsumsi obat ini adalah:

  • Iritasi kulit
  • Kekurangan hormon Tiroid
  • Pembengkakan pada ujung-ujung jari
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada otot dan sendi
  • Peningkatan tekanan darah antar tulang.

Overdosis
Overdosis akut awalnya dapat menyebabkan hipoglikemia dan kemudian menjadi hiperglikemia. Overdosis jangka panjang dapat menyebabkan tanda dan gejala akromegali.

Kontraindikasi
Hipersensitivitas terhadap salah satu komponen kekurangan hormon pertumbuhan. Adanya tumor, pertumbuhan terhenti (diluar usia pertumbuhan), sebelum dan sesudah operasi, pasien dalam kondisi kritis.

Interaksi obat
Kortikosteroid (obat yang mengandung hormon steroid) dalam jumlah tinggi dan dapat menghambat kinerja obat tersebut.

Kategori kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Genotropin ke dalam Kategori B: Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait