Sukses

Pengertian Genalten

Genalten adalah produk obat yang mengandung zat aktif Gentamicin, zat aktif ini digunakan untuk mengobati penyakit kulit akibat infeksi oleh bakteri yang peka. Genalten termasuk dalam antibiotik golongan aminoglikosida yang di gunakan secara luas terutama untuk mengobati infeksi-infeksi yang disebabkan oleh bakteri gram negatif, seperti Pseudomonas, Proteus, Serratia, dan Staphylococcus. Selain itu, Gentamicin juga digunakan untuk septikemia (keracunan darah oleh bakteri merugikan), meningitis (radang selaput otak), infeksi saluran kemih, saluran pernafasan, saluran pencernaan, infeksi pada kulit, tulang dan jaringan lunak.

Keterangan Genalten

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Topikal
  • Kandungan: Gentamisin 1 mg / gram
  • Bentuk: Krim
  • Satuan Penjualan: Tube
  • Kemasan: Tube @ 5 gram
  • Farmasi: PT Ifars.

Kegunaan Genalten

Genalten digunakan sebagai pengobatan topikal untuk infeksi bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan Genalten

Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter.
Dosis: 3-4 x Sehari, oleskan pada kulit yang terinfeksi.

Efek Samping Genalten

Semua obat pasti memiliki Efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami Efek samping dari penggunaan obat tersebut. Adapun Efek samping dari penggunaan obat Genalten sebagai berikut:
Iritasi ringan seperti erythema (Kemerahan pada kulit) dan pruritus (Gatal).

Kontraindikasi:

  • Hipersensitivitas (Reaksi Alergi)
  • Bayi prematur.

Interaksi Obat:

  • Efek aditif dengan neurotoksik
  • Agen penghambat neuromuskuler
  • Dapat mempotensiasi efek antikoagulan
  • Dapat melawan efek neostigmin dan piridostigmin
  • Peningkatan risiko hipokalsemia dengan bisfosfonat
  • Peningkatan risiko blokade neuromuskuler dengan toksin botulinum
  • Indometasin dapat meningkatkan konsentrasi plasma gentamisin pada neonatus.

Kategori Kehamilan:

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Genalten ke dalam Kategori D: Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Artikel
    Penyakit Terkait