Sukses

Pengertian Gelofusine

Gelofusine adalah sediaan infus yang mengandung gelatin, mineral dan arang aktif. Gelofusine berfungsi sebagai infus yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan volume pada keadaan jumlah darah yang menurun. Selain itu, Gelofusine juga digunakan bersamaan dengan alat pencuci darah.

Keterangan Gelofusine

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Solusi Intravena dan Steril Lainnya
  • Kandungan: Charcoal, Gelatin, NaCl, CaCl2
  • Bentuk: Infus
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol 500 mL
  • Farmasi: B. Braun Pharmaceuticals/ Phapros.
  • Harga: Rp. 77.000 - Rp. 160.000/ Botol

Kegunaan Gelofusine

Gelofusine digunakan sebagai infus untuk terapi pengobatan dan pencegahan pada kondisi hipovolemia (jumlah darah dan cairan di dalam tubuh berkurang secara drastis), mencegah hipotensi (tekanan darah rendah) misalnya selama induksi anestesi epidural atau spinal.

Dosis & Cara Penggunaan Gelofusine

Gelofusine termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter.

  1. Dosis Pertama
    • Dosis: 20-30 mL harus diinfuskan perlahan dan pasien tetap dalam pengawasan yang ketat.
  2. Kompensasi kehilangan darah atau plasma kecil, pencegahan rutin sebelum dan selama tindakan operasi
    • Dosis: 500-1.000 mL diinfuskan selama 1-3 jam.
  3. Kehilangan darah atau plasma yang besar.
    • Dosis rata-rata antara 1.000 dan 2.000 mL.
  4. Situasi darurat atau kondisi syok
    • Dosis awalnya: 500 mL diberikan dengan infus paksa selama 5-10 menit. Setelah itu, infus dapat dilanjutkan dengan dosis sesuai dengan kehilangan darah atau plasma yang sebenarnya.
  5. Hemodilusi isovolemik
    • Jumlah larutan yang diinfuskan sesuai dengan volume plasma yang hilang. Dosis tidak boleh melebihi 20 mL / kg berat badan.
  6. Selama sirkulasi ekstrakorporal
    • Biasanya diberikan dosis antara 500 dan 1.000 mL.

Cara Penyimpanan
Gelofusine tidak boleh disimpan pada suhu di atas 25 derajat Celcius.

Efek Samping Gelofusine

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Gelofusine, antara lain:

  • Iritasi di daerah injeksi
  • Mual muntah
  • Diare
  • Demam
  • Reaksi anafilaksis atau anafilaktoid

Overdosis

  • Overdosis Gelofusine dapat menyebabkan hipervolemia yang tidak diinginkan yang terkait dengan gangguan fungsi jantung dan paru-paru. Segera setelah gejala overload sirkulasi (sakit kepala, dispnea, kongesti vena jugularis).
  • Penatalaksaan terapi: infus harus segera dihentikan. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Gelofusin pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitif atau alergi terhadap salah satu komponen produk ini.
  • Hipervolemia
  • Hiperhidrasi
  • Insufisiensi jantung berat
  • Kejadian infark jantung baru-baru ini
  • Gangguan pembekuan darah yang parah
  • Insufisiensi ginjal berat

Interaksi Obat
Campuran emulsi lemak harus dihindari.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Gelofusine ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Perhatian Menyusui
Tidak diketahui apakah Gelofusine masuk ke dalam ASI. Konsultasikan pada dokter sebelu menggunakan Gelofusine .

Artikel
    Penyakit Terkait