Sukses

Pengertian

Galflux mengandung Domperidone sebagai zat aktifnya. Galflux dapat meredakan rasa mual, muntah, gangguan perut, rasa tidak nyaman akibat kekenyangan, serta naiknya asam lambung. Galflux biasanya diresepkan oleh Dokter untuk penggunaan jangka pendek. Dalam meredakan rasa mual, Galflux mempercepat pencernaan makanan di dalam perut agar lanjut ke usus dan dengan demikian mencegah terjadinya muntah.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kategori: Antiemetik
  • Kandungan: Domperidone 10 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Guardian Pharmatama.

Kegunaan

Galflux digunakan untuk mengobati mual dan muntah akut, mual dan muntah.

Dosis & Cara Penggunaan

Galflux termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Galflux juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Aturan penggunaan:

  • Mual muntah pada dewasa: 3-4 x sehari 1-2 tablet
  • Luka pada bagian dalam Perut: 3 x sehari 1-2 tablet

Sebaiknya konsumsi obat ini 15-30 menit sebelum makan dan sebelum tidur malam.

Efek Samping

  • Mulut kering
  • Nyeri payudara
  • Peningkatan kadar prolaktin (tergantung dosis) yang dapat menyebabkan galaktorea (bocornya air susu dari payudara).
  • Ginekomastia (pembengkakan pada jaringan payudara pada laki-laki).
  • Amenorea (keadaaan pada wanita yang tidak mengalami menstruasi).
  • Kejang-kejang.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan galflux pada pasien:

  • Tumor hipofisis pelepas prolaktin
  • Perdarahan saluran pencernaan
  • Penyakit jantung
  • Gangguan hati sedang sampai berat
  • Gangguan elektrolit.

Interaksi Obat:

  • Dapat menghambat efek pengosongan lambung jika dikonsumsi bersama analgesik opioid dan antimuskarinik.
  • Jika dikonsumsi bersama ketoconazole, erythromycin atau ritonavir dapat meningkatkan kadar domperidone.
  • Dapat menghambat efek bromokriptin.

Kategori Kehamilan: 
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan galflux ke dalam Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait