Sukses

Pengertian Fusidic Acid

Fusidic Acid adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi kulit karena bakteri Staphylococcus sp. Fusidic acid bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Fusidic Acid generik tersedia dalam bentuk krim.

Keterangan Fusidic Acid

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Topikal
  • Kandungan: Fusidic acid 2 %
  • Bentuk: Krim
  • Satuan Penjualan: Tube
  • Kemasan: Tube @ 5 gram
  • Farmasi: Combiphar; Pyridam Pharma.

Merk dagang yang beredar di Indonesia:
Acdat, Afucid, Fucidin, Fuladic, Fuson, Fusycom, Fusipar.

Kegunaan Fusidic Acid

Fusidic Acid digunakan untuk mengobati infeksi kulit karena bakteri Staphylococcus, Streptococcus, Corynebacterium, dan sebagian besar Clostridium.

Dosis & Cara Penggunaan Fusidic Acid

Fusidic Acid merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter.

Penggunaan: oleskan salep atau krim 3-4 x sehari pada kulit yang terinfeksi sampai sembuh.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu 25°C.

Efek Samping Fusidic Acid

Efek Samping yang mungkin terjadi adalah:

  • Iritasi kulit
  • Urtikaria (kondisi kelainan kulit berupa reaksi vaskular terhadap bermacam-macam sebab).

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Fusidic Acid pada pasien yang hipersensitif terhadap komponen yang terkandung dalam produk.

Interaksi obat:
Afucid Krim berinteraksi jika diberikan dengan:

  • Aksi sinergis jika diberikan bersamaan dengan penisilin antistaphylococcal
  • Antagonisme jika diberikan bersamaan dengan ciprofloxacin.
Artikel
    Penyakit Terkait