Sukses

Pengertian Fungiderm

Fungiderm merupakan sediaan obat yang mengandung zat aktif Clotrimazole. Obat ini digunakan untuk membantu mengobati infeksi jamur pada kulit, liang telinga, dan vagina (kandidiasis vaginalis). Biasanya jamur di kulit tidak berbahaya, tapi beberapa jenis jamur lainnya pada kulit kita bisa menyebabkan infeksi. Fungiderm membantu medakan gejala-gejala infeksinya dengan cara mematikan, serta menghambat pertumbuhan jamur-jamur tersebut. Fungiderm juga bisa digunakan untuk menangani pityriasis (penyakit kulit akibat jamur yang menyebabkan kulit kaki, lengan, leher, dan dada menjadi lebih terang atau lebih gelap).

Keterangan Fungiderm

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas
  • Kelas Terapi: Antijamur.
  • Kandungan: Clotrimazole
  • Bentuk: Krim.
  • Satuan Penjualan: Tube.
  • Kemasan: Tube 5 Gram, 10 Gram.
  • Farmasi: Konimex.

Kegunaan Fungiderm

Fungiderm merupakan krim yang digunakan untuk membantu mengatasi infeksi jamur pada kulit.

Dosis & Cara Penggunaan Fungiderm

Oleskan pada bagian kulit yang terkena 2-3 kali sehari.

Efek Samping Fungiderm

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Fungiderm, yaitu eritema (kemerahan atau ruam), menyengat, iritasi.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Fungiderm pada pasien yang memiliki indikasi hipersensitif atau alergi.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Fungiderm :
Antagonisme dengan antibiotik poliena.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Fungiderm ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait