Sukses

Pengertian Frixitas

Frixitas adalah obat tablet yang memiliki kandungan berupa alprazolam, dan merupakan golongan psikotropika.

Obat ini digunakan untuk mengatasi gangguan kecemasan dan terapi jangka pendek gangguan panik.

Cara kerja alprazolam adalah dengan meningkatkan efek gamma-aminobutyric acid (GABA) di otak.

Artikel Lainnya: 6 Cara Mudah Atasi Serangan Panik

Keterangan Frixitas

Berikut adalah keterangan Frixitas, mulai dari golongan obat hingga harga:

  • Golongan: Psikotropika.
  • Kelas Terapi: Hipnotik dan Sedatif.
  • Kandungan: Alprazolam 0,25 mg ; Alprazolam 0,5 mg; Alprazolam 1 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 6 Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: Novell Pharmaceutical Laboratories.
  • Harga Frixitas: Rp60.000 - Rp250.000/ Strip.

Kegunaan Frixitas

Frixitas biasa digunakan untuk mengatasi gangguan kecemasan dan gangguan panik.

Dosis dan Cara Penggunaan Frixitas

Penggunaan Frixitas harus dengan resep dokter.

Secara umum, dosis dan aturan penggunaan obat ini adalah sebagai berikut:

1. Gangguan kecemasan

  • Dosis dewasa: 250-500 mcg. Tingkatkan dosis setiap 3-4 hari hingga total 3-4 mg per hari.

2. Gangguan panik

  • Dosis dewasa: 0,5 mg. Tingkatkan dosis seperlunya dengan penambahan tidak lebih dari 1 mg setiap 3-4 hari hingga 10 mg per hari.

Cara Penyimpanan Frixitas

Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celsius.

Artikel Lainnya: 5 Gejala Fisik Anda Mengalami Gangguan Kecemasan

Efek Samping Frixitas

Efek samping yang dapat timbul saat penggunaan Frixitas, yaitu:

  • Pusing.
  • Mengantuk.
  • Rasa lelah.
  • Gangguan memori.
  • Sembelit.
  • Peningkatan atau penurunan libido.
  • Perubahan nafsu makan.

Overdosis

Penggunaan Frixitas yang melebihi dosis dapat menimbulkan beberapa gejala berikut:

  • Rasa kantuk.
  • Kebingungan.
  • Refleks berkurang.
  • Koordinasi terganggu.
  • Koma.
  • Kematian.

Bila pasien mengalami tanda dan gejala overdosis, segera bawa ke rumah sakit.

Kontraindikasi

Jangan dikonsumsi oleh orang dengan myasthenia gravis dan gangguan fungsi hati.

Artikel Lainnya: Mengapa Panik Picu Sakit Perut?

Interaksi Obat

Berikut beberapa interaksi Frixitas dengan obat lain:

  • Efek aditif dengan depresan SSP lainnya.
  • Meningkatkan konsentrasi plasma dengan inhibitor CYP3A4.
  • Meningkatkan metabolisme dengan penginduksi CYP3A4.
  • Meningkatkan konsentrasi digoxin.
  • Meningkatkan konsentrasi plasma stabil imipramine dan desipramine.
  • Berpotensi fatal: peningkatan konsentrasi plasma dengan inhibitor CYP3A4 yang poten (itraconazole, ketoconazole).

Kategori Kehamilan

Kategori D: Ada bukti bahwa obat memiliki risiko pada janin manusia. Namun, besarnya manfaat mungkin lebih besar daripada risikonya, misal untuk kondisi yang mengancam jiwa.

Peringatan Menyusui

Alprazolam dapat terserap ke dalam ASI. Hindari menggunakan obat tanpa berbicara dengan dokter terlebih dahulu.

Artikel
    Penyakit Terkait