Sukses

Pengertian Friladar

Friladar adalah obat yang diproduksi oleh Interbat dalam bentuk tablet. Kandungan Friladar, yaitu glimepiride, digunakan untuk mengontrol kadar gula darah.

Pengobatan diabetes yang sesuai dapat mengurangi risiko serangan jantung atau stroke.

Friladar bekerja dengan cara membantu mengeluarkan insulin, sehingga dapat membantu mengendalikan kadar gula di dalam darah.

Keterangan Friladar

Berikut adalah keterangan obat Friladar yang sebaiknya diketahui:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antidiabetik.
  • Kandungan: Glimepiride 2 mg; Glimepiride 3 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @10 Tablet.
  • Farmasi: Interbat.
  • Harga Friladar 2 mg: Rp55.000 - Rp103.000/ Strip.
  • Harga Friladar 3 mg: Rp65.000 - Rp115.000/ Strip.

Artikel Lainnya: Kiat Menjaga Gula Darah Normal bagi Penderita Diabetes

Kegunaan Friladar

Fungsi obat Friladar adalah untuk mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes.

Dosis & Cara Penggunaan Friladar

Friladar merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

  1. Dewasa
  • Dosis awal: 1 mg per hari. Dosis dapat ditingkatkan dengan peningkatan 1 mg dengan jarak pemberian 1-2 minggu sesuai respons.
  • Dosis pemeliharaan: 4 mg diberikan setiap hari. 
  • Dosis maksimal: 6 mg setiap hari.
  1. Lansia
  • Dosis awal: 1 mg diberikan 1 kali sehari.

Cara Penyimpanan Friladar

Simpan di bawah 30 derajat Celsius, dan terhindar dari kelembapan.

Efek Samping Friladar

Efek samping yang dapat timbul selama penggunaan Friladar, yakni: 

  • Hipoglikemia.
  • Pusing.
  • Sakit kepala.
  • Mual.
  • Sesak napas.
  • Tekanan darah menurun drastis.
  • Thrombocytopenic purpura.
  • Trombositopenia.
  • Syok.

Artikel Lainnya: Konsumsi Madu untuk Penderita Diabetes, Amankah?

Overdosis

Penggunaan Friladar yang melebihi dosis dapat memicu beberapa gejala berikut:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Hipoglikemia.
  • Nyeri epigastrium.
  • Gelisah.
  • Gemetar.
  • Mengantuk.
  • Gangguan penglihatan.
  • Gangguan koordinasi.
  • Koma.
  • Kejang.

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Friladar apabila memiliki kondisi berikut:

  • Riwayat hipersensitif terhadap glimepiride.
  • Riwayat gangguan ginjal, hati, dan diabetes ketoasidosis.

Interaksi Obat

Hindari penggunaan Friladar bersamaan dengan obat-obat berikut:

  • Salisilat.
  • Sulfonamid.
  • Inhibitor CYP2C9.
  • Klaritromisin.
  • Turunan asam fibric.
  • Probenesid.
  • Antikoagulan coumarin.
  • Kuinolon.
  • Isopiramid.
  • Kloramfenikol.
  • Monoamine Oxidase Inhibitor (MAOI).

Artikel Lainnya: Ini Tandanya Anda Sudah Berlebihan dalam Mengontrol Diabetes

Kategori Kehamilan

Kategori C: Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek samping pada janin. Akan tetapi, belum ada penelitian yang memadai pada wanita hamil. Obat hanya bisa digunakan apabila manfaatnya lebih besar dari risiko pada janin.

Peringatan Menyusui

Bayi yang disusui dari ibu yang menjalani terapi dengan glimepiride harus dipantau untuk gejala hipoglikemia, seperti gugup, sesak napas, hipotermia, kantuk berlebihan, kurang makan, dan kejang.

Tidak diketahui apakah obat diekskresikan ke dalam ASI dan tidak ada data tentang efek obat terhadap produksi ASI.

Artikel
    Penyakit Terkait