Sukses

Pengertian Fordica XR

Fordica XR adalah sediaan kaplet lepas lambat yang masuk dalam golongan obat keras. Fordica XR mengandung Metformin yang bekerja dengan membantu menurunkan kadar gula dalam darah. Fordica Xr digunakan pada pasien diabetes melitus tipe 2 (penyakit yang ditandai dengan naiknya gula darah karena kekurangan insulin dalam tubuh). Pasien dianjurkan untuk memulai gaya hidup sehat, seperti olahraga teratur, makan makanan yang banyak mengandung serat dan teratur mengecek kadar gula darah Anda.

Keterangan Fordica XR

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antidiabetik
  • Kandungan: Metformin 500 mg
  • Bentuk: Kaplet Lepas Lambat
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Kaplet
  • Farmasi: Caprifarmindo Labs

Kegunaan Fordica XR

Fordica XR digunakan untuk penderita diabetes melitus tipe 2 (penyakit yang ditandai dengan naiknya gula darah karena kekurangan insulin dalam tubuh).

Dosis & Cara Penggunaan Fordica XR

Fordica XR termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter.

  • Dosis awal: 1 kaplet perhari, dosis dapat ditingkatkan sampai dengan maksimal 4 kaplet perhari dengan penambahan 1 kaplet tiap minggu.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius dan di tempat kering.

Efek Samping Fordica XR

Efek samping penggunaan Fordica XR yang mungkin terjadi adalah:

  • Gangguan nafsu makan
  • Mual, muntah
  • Diare
  • Nyeri pada bagian perut
  • Gangguan indera perasa

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Fordica XR pada pasien yang memiliki riwayat:

  • Hipersensitif (alergi)
  • Pasien dengan asidosis metabolik akut atau kronik
  • Sedang/akan melakukan operasi
  • Gangguan fungsi ginjal

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Fordica XR:

  • Diuretik thiazide, kortikosteroid, fenotiazin, OC, sympathomimetics, niasin, penghambat saluran Ca dan isoniazid dapat memperburuk hilangnya kontrol glikemik.
  • Penghambat ACE dapat mengurangi konsentrasi glukosa darah puasa.
  • Dapat meningkatkan kadar serum dengan simetidin.
  • Efek aditif dengan sulfonilurea.

Kategori Kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Fordica XR ke dalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut:
Studi pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin, tetapi studi terkontrol terhadap wanita hamil belum pernah dilakukan. Atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada studi terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester berikutnya).

Overdosis
Asidosis laktat telah dilaporkan pada sekitar 32% kasus overdosis Metformin.

Artikel
    Penyakit Terkait