Sukses

Pengertian Folavit

Folavit mengandung Asam folatyang merupakan supplemen yang digunakan untuk membantu mencegah dan mengobati rendahnya tingkat darah dari folat (defisiensi folat), serta komplikasinya, termasuk "darah rendah" (anemia) dan ketidakmampuan usus menyerap nutrisi dengan baik. Folavit juga digunakan untuk kondisi lain yang umumnya terkait dengan kekurangan folat, termasuk ulcerative colitis, penyakit hati, alkoholisme, dan dialisis ginjal. Wanita yang sedang hamil atau sebelum hamil biasanya mengkonsumsi Folavit untuk mencegah keguguran dan "cacat tabung saraf," cacat lahir seperti spina bifida yang terjadi pada tulang janin yang tidak menutup selama pengembangan.

Keterangan Folavit

  1. Folavit 1 mg
    • Golongan: Obat Bebas
    • Kelas Terapi: Vitamin dan Suplemen
    • Kandungan: Asam Folat 1 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 25 Catch Cover @ 1 Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Sanbe Farma
  2. Folavit Tab 400 Mcg
    • Golongan: Obat Bebas
    • Kelas Terapi: Vitamin dan Suplemen
    • Kandungan: Asam Folat 400 mcg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Sanbe Farma.

Kegunaan Folavit

Folavit merupakan suplemen yang digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan asam folat pada ibu hamil dan menyusui.

Dosis & Cara Penggunaan Folavit

Suplemen bagi ibu hamil untuk mencegah cacat saraf dan otak:
Dosis: 100-1000 mcg per hari, terutama pada trimester pertama kehamilan.

Defisiensi (kekurangan) asam folat:
Dosis awal: 250-1000 mcg per hari.
Dosis lanjutan: 250 mcg per hari, atau 800 mcg untuk ibu hamil atau menyusui.

Efek Samping Folavit

Jika dikonsumsi secara berlebihan, efek samping yang dapat muncul akibat suplemen asam folat antara lain:
1. Mual
2. Perut kembung
3. Mulut terasa pahit
4. Nafsu makan hilang
5. Gangguan tidur
6. Depresi

Kontraindikasi:
Anemia pernisiosa (Anemia yang fatal dengan peningkatan volume eritrosit) yang tidak diobati, dan kekurangan cobalamin yang tidak diobati atau penyebab defisiensi cobalamin lainnya.

Interaksi Obat:

  • Dapat menurunkan konsentrasi fenitoin.
  • Penurunan penyerapan dengan sulfasalazine dan triamterene.
  • Kloramfenikol, metotreksat, dan kotrimoksazol dapat mengganggu metabolisme folat.
  • Dapat meningkatkan khasiat lithium.

Kategori kehamilan:
Kategori A: Studi terkontrol pada wanita hamil tidak menunjukkan adanya risiko terhadap janin, dan kecil kemungkinannya untuk membahayakan janin.
Asam folat diserap ke dalam ASI, namun aman dikonsumsi saat menyusui.

Artikel
    Penyakit Terkait