Sukses

Pengertian Flumetholon

Flumetholon adalah sediaan obat tetes mata steril yang memiliki komposisi Fluorometholone 0.1%. Flumetholon berfungsi untuk mengatasi infeksi dan peradangan pada mata. Flumetholon ini bekerja untuk menghilangkan gejala pembengkakan pada daerah mata, gatal serta mata memerah akibat iritasi.

Keterangan Flumetholon

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Kortikosteroid Mata.
  • Kandungan: Fluorometholone 0.1%.
  • Bentuk: Tetes Mata Steril.
  • Satuan Penjualan: Botol Tetes.
  • Kemasan: Botol Tetes 5 mL.
  • Farmasi: Santen Pharmaceutical/ Ferron Par Pharmaceutical

Kegunaan Flumetholon

Flumeholon dapat digunakan untuk mengatasi infeksi yang disertai dengan alergi dan peradangan mata.

Dosis & Cara Penggunaan Flumetholon

Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

Dosis pemakaian untuk dewasa: teteskan 1-2 tetes pada mata yang sakit sebanyak 2-4 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 2-25 derajat Celcius dan jangan dibekukan.

Efek Samping Flumetholon

Efek samping penggunaan Flumeholon yang mungkin terjadi adalah:

  • Dapat terjadi pengaburan lensa mata ( katarak )
  • Dapat terjadi herpes pada kornea mata
  • Dapat meningkatkan tekanan pada intramoskular.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Penyakit virus pada kornea dan konjungtiva (misalnya keratitis epitel herpes simpleks [keratitis dendritik], vaksinia, varicella)
  • Infeksi mata mikobakteri, penyakit jamur pada struktur mata, infeksi mata bakteri purulen akut yang tidak diobati
  • Sebaiknya tidak digunakan pada pasien yang memiliki riwayat alergi/hipersensitif dengan komposisi obat tersebut

Interaksi Obat
Hindari penggunaan Flumeholon bersamaan dengan obat berikut:

  • Golongan obat antiinflamasi non steroid oftalmik
  • Golongan obat penghambat CYP3A4 (misalnya agen yang mengandung cobicistat, ritonavir)

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Flumeholon ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait