Sukses

Pengertian Fiontic

Fiontic adalah produk obat dengan bentuk sediaan injeksi yang diproduksi oleh Infion/ Bernofarm. Fiontic memiliki kandungan zat aktif Cefepime yang digunakan untuk mengobati demam neutropenia (kadar neutofil dalam darah menurun), dan mengobati infeksi bakteri yang rentan. Fiontic termasuk dalam antibiotik generik golongan Cephalosporin yang bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri.

Keterangan Fiontic

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antibiotik Cephalosporin
  • Kandungan: Cefepime 1 g
  • Bentuk: Serbuk Injeksi
  • Satuan penjualan: Vial
  • Kemasan: Box, 1 Vial @ 1 g
  • Farmasi: Infion/ Bernofarm.

Kegunaan Fiontic

Fiontic digunakan untuk mengobati demam neutropenia (kadar neutofil dalam darah menurun), dan mengobati infeksi bakteri yang rentan.

Dosis & Cara Penggunaan Fiontic

Fiontic merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Penggunaan Fiontic harus dibantu oleh tenaga medis profesional.

  1. Infeksi yang rentan.
    • Infeksi ringan hingga sedang: diberikan dosis 1-2 g / hari dalam 2 dosis terbagi.
    • Infeksi parah: diberikan dosis hingga 4 g / hari dalam 2 dosis terbagi. Di suntikkan melalui pembuluh darah atau di di suntikkan melalui otot.
  2. Terapi empiris untuk neutropenia demam
    • Diberikan dosis hingga 6 g / hari dalam 3 dosis terbagi. Di suntikkan melalui pembuluh darah atau di di suntikkan melalui otot.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 ° C. Lindungi dari cahaya.

Efek Samping Fiontic

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Fiontic, antara lain:

  • Diare
  • Mual, muntah
  • Sakit kepala
  • Ruam
  • Reaksi lokal (misalnya: nyeri atau peradangan pada area injeksi)

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Fiontic pada pasien yang memiliki indikasi hipersensitif atau alergi terhadap sefepim atau sefalosporin lainnya.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Fiontic :

  • Peningkatan potensi nefrotoksisitas dan ototoksisitas aminoglikosida.
  • Peningkatan risiko nefrotoksisitas jika diberikan bersamaan dengan diuretik poten (misalnya: Furosemide).

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Fiontic ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Overdosis

  • Pemberian Fiontic yang melebihi dosis yang dianjurkan akan menimbulkan gejala, seperti gangguan kesadaran termasuk kebingungan, halusinasi, pingsan, dan koma, kejang, rangsangan neuromuskular dan status epileptikus non-konvulsif.
  • Jika terjadi overdosis, segera lakukan pengobatan suportif (Dibantu oleh tenaga medis profesional). Tindakan hemodialisis direkomendasikan jika terjadi insufisiensi ginjal.
Artikel
    Penyakit Terkait