Sukses

Pengertian Ferro-K

Ferro-K adalah suplemen yang mengandung zat besi sebagai zat aktifnya. Tersedia dalam bentuk sirup dan drop, suplemen ini dapat membantu pembentukan sel darah merah, sehingga baik untuk pada keadaan anemia dan kekurangan zat besi.

Keterangan Ferro-K

  1. Ferro-K Suspensi
    • Golongan: Obat Bebas
    • Kelas Terapi: Vitamin dan Suplemen
    • Kandungan (per 5 ml): Fe 15 mg
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 120 ml
    • Farmasi: Novell.
  2. Ferro-K Drop
    • Golongan: Obat Bebas
    • Kelas Terapi: Vitamin dan Suplemen
    • Kandungan (per 5 ml): Fe 15 mg
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 15 ml
    • Farmasi: Novell.

Kegunaan Ferro-K

Ferro-K digunakan untuk memenuhi kebutuhan zat besi, sehingga baik untuk mencegah dan menangani anemia.

Dosis & Cara Penggunaan Ferro-K

Ferro-K Suspensi

  • Anak-anak : 2.5 ml sehari sekali atau sesuai anjuran dokter.
  • Dewasa: 5 ml, 1-2 kali sehari atau sesuai anjuran dokter.

Ferro-K Drop

  • Anak-anak 1-2 tahun: 1 kali sehari 0,8 ml atau sesuai anjuran dokter.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Ferro-K

Efek samping yang mungkin terjadi adalah:

  • Mual, kram, atau sakit perut.
  • Diare.
  • Konstipasi atau sembelit.
  • Tinja berwarna lebih gelap dari biasanya.

Kontraindikasi

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap zat besi (Fe).
  • Pasien yang memiliki riawyat penurunan fungsi ginjal dan hati.
  • Wanita menyusui.

Interaksi obat

  • Penurunan efek terapi antibiotik golongan tetracycline quinolone, seperti ciprofloxacin. 
  • Penurunan efek terapi dari levodopa, methyldopa, dan penicillamine
  • Penurunan efek zat besi apabila digunakan bersamaan dengan kloramfenikol.

Kategori kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Ferro-K ke dalam Kategori C: studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

 

Artikel
    Penyakit Terkait