Sukses

Pengertian Fenolip

Fenolip adalah obat yang mengandung fenofibrate sebagai zat aktifnya dan dikemas dalam bentuk sediaan kapsul. Fenolip digunakan untuk membantu mengobati hipertrigliseridemia berat (peningkatan kadar trigliserida dalam darah), dan mengobati hiperlipidemia campuran (kelebihan lemak dalam sirkulasi darah). Fenolip bekerja dengan cara meningkatkan lipolisis (pemecahan lemak) dan eliminasi partikel yang kaya akan trigliserida dari plasma dengan mengaktifkan lipoprotein lipase (enzim untuk memecah lipid).

Keterangan Fenolip

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat Kolesterol
  • Kandungan: Fenofibrate 300 mg
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 kapsul
  • Farmasi: Meprofarm.

Kegunaan Fenolip

Fenolip digunakan untuk membantu mengobati hipertrigliseridemia berat (peningkatan kadar trigliserida dalam darah), dan mengobati hiperlipidemia campuran.

Dosis & Cara Penggunaan Fenolip

Fenolip merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Fenolip juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  1. Besar dosis yang diberikan tergantung dari hasil pemeriksaan kadar lipid dan profil lipoprotein serum.
    • Dosis dewasa: diminum 3 x sehari 100 mg sehari atau diminum 1 x sehari 300 mg, dosis dapat ditingkatkan menjadi diminum 4 x sehari 100 mg.
  2. Apabila kadar kolesterol telah normal kembali, dosis yang dianjurkan adalah diminum 3 x sehari 100 mg.
  3. Meski demikian, keadaan ini harus dikontrol kembali tiap 3 bulan. Apabila terjadi kenaikan kembali kadar lipid dalam darah, maka dosis dapat dinaikkan menjadi diminum 4 x sehari 100 mg.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 15-30 derajat Celcius, di tempat kering dan terhindar dari cahaya.

Efek Samping Fenolip

Efek samping yang munkin timbul adalah:

  • Sulit buang air besar
  • Mual
  • Rhinitis
  • Peningkatan enzim kreatinin fosfokinase (CPK) dalam darah yang merupakan penanda bahwa adanya kerusakan otot
  • Nyeri diperut
  • Sakit dikepala
  • Nyeri dipunggung.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Pasien yang memiliki riwayat penurunan fungsi hati dan ginjal
  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitifitas terhadap fenofibrate

Interaksi Obat

  • Dapat membahayakan jika dikonsumsi bersama dengan siklosporin
  • Dapat terjadi pendarahan jika dikonsumsi bersama dengan antikoagulan (warfarin)

Kategori Kehamilan
Menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Fenolipx ke dalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut: Studi pada hewan percobaan menunjukana danya efek samping pada janin namun belum ada studi kontrol pada wanita hamil, obat dapat diberikan apabila efek terapinya lebih besar dari resiko pada janin

Artikel
    Penyakit Terkait