Sukses

Pengertian Feburic

Feburic adalah sediaan tabet yang mengandung zat aktif Febuxostat, obat ini tergolongan dalam obat xanthine oxidase inhibitor yang dimanfaatkan untuk mengurangi produksi asam urat dalam tubuh. Feburic bekerja dengan cara mengaktifkan enzim yang mengkatalisis konversi hipoksantin menjadi xantin menjadi asam urat, sehingga mengurangi konsentrasi serum asam urat.

Keterangan Feburic

  • Golongan : Obat keras.
  • Kelas Terapi : Hiperurisemia dan Asam Urat.
  • Kandungan : Febuxostat 80 mg.
  • Bentuk : Tablet.
  • Satuan Penjualan : Strip.
  • Kemasan : Dus, 3 Strip @ 10 tablet.
  • Farmasi : Meprofarm.

Kegunaan Feburic

Feburic digunakan untuk mengurangi kadar asam urat dalam darah, serta digunakan untuk terapi kanker yang memicu hiperurisemia.

Dosis & Cara Penggunaan Feburic

Feburic termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  1. Dosis anjuran dewasa: 1 tablet diminum 1 kali sehari. Jika kadar asam urat serum> 6 mg / dL setelah 2-4 minggu dan modifikasi faktor risiko gagal, tingkatkan dosis menjadi 1½ tablet diminum 1 kali sehari.
  2. Pencegahan gout flare: direkomendasikan menjalani terapi pengobatan minimal 6 bulan.
  3. Gangguan hati ringan: diberikan dosis 1 tablet.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Feburic

Efek samping penggunaan Feburic yang mungkin terjadi adalah:

  • Mengalami sakit kepala
  • Mengalami mual dan diare
  • Kulit menjadi ruam
  • Mengalami busung serta kelainan fungsi hati
  • Nyeri dan ketidaknyamanan pada dada.
  • Mulut kering
  • Perut kembung.
  • Diabetes mellitus.
  • Penurunan nafsu makan.
  • Insomnia.
  • Ruam.
  • Hipertensi.

Kontraindikasi 
Hindari penggunaan pada pasien yang mempunyai riwayat hipersensitif terhadap kandungan dalam obat.

Interaksi Obat
Hindari penggunaan Feburic bersamaan dengan obat-obat berikut:

  • Merkaptopurin / azathioprine
  • Antasid yang mengandung Magnesium dan Aluminium hidroksida

Kategori Kehamilan
Data yang tersedia terbatas dan tidak cukup untuk menginformasikan risiko obat terkait hasil perkembangan yang merugikan pada wanita hamil.

Overdosis
Pasien dengan overdosis harus ditangani dengan perawatan simptomatik dan suportif. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Artikel
    Penyakit Terkait