Sukses

Pengertian Fatral

Fatral adalah obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan mental, seperti gejala depresi dengan atau tanpa riwayat mania (pengidap gangguan bipolar merasa sangat bersemangat, baik fisik maupun mental). Obat ini mencegah kekambuhan episode awal depresi atau kekambuhan episode depresi lebih lanjut.

Manfaat obat fatral juga dapat digunakan untuk mengobati OCD (obsessive compulsive disorder), gangguan panik, gangguan kecemasan sosial, serta PTSD (gangguan stres pascatrauma).

Obat antidepresan ini bekerja dengan menyeimbangkan zat kimia serotonin dalam otak. Fatral dapat meningkatkan mood, tidur, nafsu makan, dan tingkat energi serta dapat membantu memulihkan minat dalam kehidupan sehari-hari.

Artikel Lainnya: Jenis-Jenis Depresi yang Perlu Anda Tahu

Keterangan Fatral

Sebelum penggunaan obat fatral, ada baiknya mengetahui keterangan-keterangan di bawah ini:

  • Golongan: Obat keras.
  • Kelas Terapi: Antidepresi.
  • Kandungan: Sertraline hydrochloride 50 mg.
  • Bentuk: Tablet salut selaput.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 3 strip @ 10 tablet.
  • Farmasi: Pratapa Nirmala.
  • Harga: Rp. 95.000 - Rp. 125.000/ Strip.

Kegunaan Fatral

Obat fatral digunakan untuk menangani berbagai gangguan mental, seperti depresi.

Dosis & Cara Penggunaan Fatral

Fatral termasuk ke dalam obat keras. Artinya, Anda harus membeli dan menggunakan obat ini lewat resep dokter. Dosis penggunaannya juga perlu dibicarakan terlebih dahulu dengan dokter. 

Artikel Lainnya: Anak dengan Gangguan Mental, Apa yang Orang Tua Perlu Lakukan?

  • Dosis awal: 1 tablet per hari sebagai dosis tunggal. Dosis dapat ditingkatkan dengan penambahan 1 tablet lagi. Dosis maksimal adalah 4 tablet per hari selama beberapa minggu.
  • Dosis pemeliharaan: Maksimal dosis 3 tablet untuk pemberian melebihi 8 minggu.

Cara Penyimpanan Fatral

Simpan pada suhu 20-25 derajat Celsius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Fatral

Efek samping yang mungkin timbul selama menggunakan obat fatral, di antaranya:

  • Pusing.
  • Lemas.
  • Mengantuk.
  • Mual.
  • Diare atau konstipasi.
  • Sakit kepala.
  • Gelisah.
  • Mulut kering.
  • Kesemutan.

Artikel Lainnya: Jenis-jenis Bipolar yang Perlu Anda Kenali

Overdosis

Gejala dan penanganan overdosis fatral adalah sebagai berikut.

Gejala

  • Mengantuk.
  • Pusing.
  • Gangguan gastrointestinal (misalnya mual dan muntah).
  • Takikardia (denyut jantung di atas normal).
  • Gemetar.
  • Perpanjangan interval QTc atau Torsade de pointes.
  • Koma.

Penanganan

Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.. Bentuk pengobatan dapat berupa simtomatik dan suportif. Penanganan yang dapat dilakukan, antara lain:

  • Tetapkan dan pertahankan jalan napas dan pastikan oksigenasi atau ventilasi yang memadai jika perlu.
  • Pemberian arang aktif dengan katarsis (pelepasan emosi) dapat dipertimbangkan.
  • Pantau tanda jantung dan vital. 

Kontraindikasi

  • Hindari penggunaan bersamaan atau dalam 14 hari setelah penghentian penggunaan obat golongan MAOI. 
  • Hindari penggunaan bersamaan dengan pimozide. 
  • Hindari penggunaan bersamaan larutan konsentrat oral sertraline dengan disulfiram.

Interaksi Obat

Penggunaan obat fatral sebaiknya tidak bersamaan dengan beberapa jenis obat berikut ini:

  • Meningkatkan risiko kelebihan zat kimia serotonin (sindrom serotonin).
  • Linezolid.
  • Fentanyl.
  • Tramadol.
  • Lithium.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Studi pada hewan menunjukkan adanya bahaya pada janin. Namun, efek yang serupa belum diketahui pada wanita hamil. 

Peringatan Menyusui

Fatral dapat terserap ke dalam ASI. Jadi, gunakanlah dengan hati-hati dan tetap konsultasikan terlebih dahulu pada dokter.

 

Artikel
    Penyakit Terkait