Sukses

Pengertian Fastor

Fastor Tablet mengandung Atorvastatin yang merupakan obat yang digunakan bersama dengan diet yang tepat untuk membantu kolesterol "jahat" dan lemak (seperti LDL, trigliserida) dan meningkatkan kolesterol "baik" (HDL) dalam darah. Fastor Tablet termasuk dalam kelompok obat yang dikenal sebagai "statin." Fastor Tablet bekerja dengan mengurangi jumlah kolesterol dibuat oleh hati. Menurunkan kolesterol "jahat" dan trigliserida dan meningkatkan kolesterol "baik" mengurangi risiko penyakit jantung dan membantu mencegah stroke dan serangan jantung. Selain makan diet yang tepat (seperti rendah kolesterol / diet rendah lemak), perubahan gaya hidup lainnya yang dapat membantu Fastor Tablet bekerja lebih baik termasuk berolahraga, menurunkan berat badan jika kelebihan berat badan, dan berhenti merokok. Konsultasikan dengan Dokter Anda untuk lebih jelasnya.

Keterangan Fastor

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antihiperlipidemia
  • Kandungan: Atorvastatin 10 mg ; Atorvastatin 20 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Tablet
  • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 Kaplet Salut Selaput
  • Farmasi: Lapi.

Kegunaan Fastor

Fastor Tablet merupakan obat yang digunakan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol.

Dosis & Cara Penggunaan Fastor

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

Dewasa:
Dosis: Dosis awal adalah 10-20 mg, sekali sehari. Dosis dapat disesuaikan tiap 4 minggu. Dosis dapat ditambah menjadi 40 mg, sekali sehari. Dosis maksimal adalah 80 mg per hari.

Lansia:
Dosis: Tidak ada penyesuaian dosis yang diperlukan.

Anak-anak usia ≥ 10 tahun:
Dosis: 10 mg, sekali sehari. Jika diperlukan, dosis dapat ditambah tiap 4 minggu hingga mencapai dosis maksimal sebesar 20 mg per hari.

Efek Samping Fastor

Beberapa efek samping yang mungkin timbul dari penggunaan Fastor Tablet, antara lain adalah:
1. Hidung tersumbat
2. Sakit tenggorokan
3. Nyeri sendi
4. Nyeri di bagian lengan atau tungkai
5. Diare

Kontraindikasi:
Hipersensitif. Penyakit hati aktif atau peningkatan persisten serum transaminase melebihi 3 kali ULN. Kehamilan & menyusui.

Interaksi Obat:

  • Meningkatkan risiko gangguan otot (miopati) dan rhabdomyolysis, jika dikonsumsi dengan obat antivirus, itraconazole, clarithromycin, fibrat, ciclosporin, dan colchicine.
  • Menurunkan kadar atorvastatin dalam tubuh, jika dikonsumsi dengan rifampicin atau efavirenz.
  • Meningkatkan kadar obat digoxin dan estradiol dalam darah.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Fastor Tablet ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Artikel
    Penyakit Terkait