Sukses

Pengertian Ezelin

Ezelin adalah obat antidiabetes yang mengandung Insulin glargine. Ezelin digunakan untuk pengobatan diabetes melitus yang membutuhkan insulin. Insulin Glargine yang terkandung dalam Ezelin adalah analog insulin manusia dirancang untuk memiliki kelarutan yang rendah pada pH netral. Ezelin benar-benar larut pada pH asam dari larutan injeksi Ezelin (pH 4). Setelah di injeksikan ke dalam jaringan subkutan, larutan yang bersifat asam tersebut dinetralkan, dimana nantinya mengarah pada pembentukan mikro-endapan sehingga jumlah kecil Ezelin akan terus dilepaskan sehingga durasi kerjanya menjadi panjang. Ezelin sangat mirip dengan insulin manusia sehubungan dengan kinetik penempelan reseptor insulin.

Keterangan Ezelin

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Preparasi Insulin.
  • Kandungan: Insulin glargine 100 Unit/mL
  • Bentuk: Cartridge.
  • Satuan Penjualan: Box.
  • Kemasan: Box @ Cartridge 3 mL.
  • Farmasi: Gan & Lee Pharmaceutical/ PT Kalbe Farma.

Kegunaan Ezelin

Ezelin digunakan untuk mengobati diabetes melitus pada orang dewasa, remaja dan anak-anak usia ≥ 6 tahun di mana terapi insulin diperlukan.

Dosis & Cara Penggunaan Ezelin

Ezelin termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter. Penggunaan Ezelin injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis.

  • Kebutuhan dosis insulin dipengaruhi oleh pola makan, aktivitas fisik, kerja, atau penyakit lain dari pasien, sehingga harus dipertimbangkan secara individu.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 10-30 derajat Celcius.

Efek Samping Ezelin

Efek samping penggunaan Ezelin yang mungkin terjadi adalah:

  • Hipoglikemia (kadar gula darah kurang dari normal)
  • Reaksi tempat injeksi
  • Reaksi alergi
  • Gangguan penglihatan
  • Nyeri otot

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Ezelin pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Tidak boleh diberikan pada pasien yang hipersensitif.

Interaksi Obat
Hindari penggunaan Ezelin bersamaan dengan obat-obat berikut:
Agen antidiabetik oral, Inhibitor ACE, disopyramide, fibrat, fluoxetine, MAOIs, pentoxifylline, propoxyphene, antibiotik salicylates & sulfonamide, kortikosteroid, danazol, diazoksida, diuretik, glukagon, INH, oestrogens & progestogin, obat-obatan simpatom hormon.

Artikel
    Penyakit Terkait