Sukses

Pengertian Exforge

Exforge merupakan obat anti hipertensi yang diproduksi oleh Novartis Indonesia. Obat ini mengandung 2 komposisi yaitu Amlodipine dan Valsaratan. Kombinasi kedua zat aktif ini digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi (Hipertensi), sehingga menurunkan resiko terjadinya stroke, serangan jantung dan masalah ginjal. Amlodipine bekerja dengan cara mengurangi kontraksi jantung, dan valsartan bekerja dengan melebarkan pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah. Exforge merupakan golongan obat keras, sehingga perlu dikonsultasikan terlebih dahulu pada Dokter.

Keterangan Exforge

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antagonis Kalsium / Antagonis Angiotensin II
  • Kandungan:
    • Amlodipine 5 mg, Valsaratan 80 mg
    • Amlodipine 5 mg, Valsaratan 160 mg
    • Amlodipine 10 mg, Valsaratan 160 mg
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 14 Tablet Salut Selaput
  • Farmasi: Novartis Indonesia.

Kegunaan Exforge

Exforge digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi yang tidak dapat di kontrol dengan terapi pengobatan tunggal.

Dosis & Cara Penggunaan Exforge

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

Dosis: Diminum 1 kali sehari 1 tablet. Dapat di minum sebelum atau sesudah makan. Atau sesuai petunjuk Dokter.

Efek Samping Exforge

Efek samping yang mungkin timbul selama penggunaan Exforge, antara lain:
- Influenza
- Sakit kepala
- Kelelahan
- Pusing
- Kesemutan
- Vertigo
- Takikardia (detak jantung melebihi 100 kali per menit)
- Hipotensi ortostatik (penurunan tekanan darah yang terjadi tiba-tiba)
- Batuk
- Diare, sakit perut, sembelit,
- Mual, mulut kering
- Ruam
- Sakit punggung

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Exforge pada pasien:
- Hipersensitif.
- Penggunaan bersamaan dengan / aliskiren pada pasien diabetes tipe II.
- Gangguan hati berat. Sirosis bilier, dan kolestasis.
- Wanita hamil

Interaksi Obat:

  • Meningkatkan kejadian hipotensi, hiperkalemia & perubahan fungsi ginjal jika di berikan bersamaan dengan agen yang menghalangi sistem renin-angiotensin misalnya, ACE inhibitor atau aliskiren.
  • Efek antihipertensi yang menurun jika di berikan bersamaan dengan NSAID termasuk penghambat siklooksigenase-2.
  • Meningkatkan konsentrasi amlodipine d / inhibitor CYP3A4 plasma misalnya, ketoconazole, itraconazole, ritonavir.
  • Meningkatkan pajanan sistemik terhadap valsartan jika di berikan bersamaan rifampisin, siklosporin, atau ritonavir.
  • Dapat meningkatkan konsentrasi & toksisitas plasma lithium.
  • Pantau kadar K serum jika di berikan bersamaan dengan suplemen w / K, diuretik hemat K, pengganti garam yang mengandung K, obat yang meningkatkan kadar K misalnya heparin.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Exforge ke dalam Kategori D:
Terbukti menimbulkan resiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh jika digunakan pada wanita hamil dapat dipertimbangkan (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak efektif atau tidak dapat diberikan).

 

Artikel
    Penyakit Terkait