Sukses

Pengertian Esvat

Esvat adalah obat yang mengandung simvastatin sebagai zat aktifnya. Esvat bekerja dengan mengurangi jumlah kolesterol yang dibuat oleh hati. Menurunkan kadar kolesterol "buruk" dan meningkatkan kadar kolesterol "baik" dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan membantu mencegah stroke dan serangan jantung. Selain makan diet yang tepat (seperti rendah kolesterol atau diet rendah lemak), perubahan gaya hidup lainnya yang dapat membantu kerja Esvat lebih baik termasuk berolahraga, menurunkan berat badan jika kelebihan berat badan, dan berhenti merokok. Hindari penggunaan Esvat pada ibu hamil dan menyusui.

Keterangan Esvat

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antihiperlipidemia
  • Kandungan: Simvastatin 10 mg; Simvastatin 20 mg
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 5 Strip @ 6 Tablet
  • Farmasi: Dexa Medica/ Ferron Par Pharmaceuticals

Kegunaan Esvat

Esvat digunakan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol "jahat" didalam tubuh.

Dosis & Cara Penggunaan Esvat

Esvat merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan esvat juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dosis penggunaan Esvat tergantung pada kadar kolesterol, kondisi kesehatan, serta seberapa tinggi risiko pasien untuk terkena serangan jantung dan stroke. Dosis Esvat yang biasanya diberikan oleh dokter untuk kolesterol tinggi adalah 10-40 mg, diminum 1 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, dan terhindar dari panas.

Efek Samping Esvat

Efek samping penggunaan Esvat yang mungkin terjadi adalah:

  • Bersin-bersin
  • Pilek
  • Sakit tenggorokan
  • Mual
  • Sembelit
  • Pemecahan sel otot / Pegal-pegal
  • Insomnia
  • Infeksi saluran pernapasan atas
  • Nyero otot dan sendi
  • Sakit kepala
  • Kesemutan

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Penggunaan bersamaan dengan golongan inhibitor CYP3A4 yang kuat, misalnya: itraconazole, ketoconazole, posaconazole, clarithromycin, erythromycin, telithromycin, nefazodone,
  • Golongan penghambat protease HIV (misalnya: nelfinavir), boceprivir, telaprevir, gemfibrozil, ciclosporin, danazol, jus jeruk bali.
  • Kehamilan dan menyusui
  • Penyakit hati aktif atau peningkatan transaminase serum
  • Miopati sekunder

Interaksi Obat

  • Antikoagulan (obat pengencer darah): meningkatkan risiko perdarahan.
  • Ezetimibe: meningkatkan risiko gangguan fungsi hati.
  • Amlodipine dan asam fusidat: meningkatkan risiko kelainan otot (miopati).
  • Colchicine, amiodarone, verapamil, dilatizem: meningkatkan risiko miopati dan rhabdomyoyisis atau kerusakan jaringan otot rangka.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Esvat ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Artikel
    Penyakit Terkait