Sukses

Pengertian Erymed

Erymed adalah sediaan obat topikal yang mengandung Erythromycin. Erymed digunakan untuk membantu mengobati infeksi pada kulit yang disebabkan oleh bakteri. Selain itu, Erymed juga dapat digunakan untuk membantu mengobati jerawat akut dengan mengurangi jumlah jerawat. Erymed bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri. Erymed tersedia dalam sediaan krim, gel dan solution untuk penggunaan luar. Hindari penggunaan Erymed pada ibu hamil dan menyusui.

Keterangan Erymed

  1. Erymed Solution
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Obat Jerawat.
    • Kandungan: Erythromycin
    • Bentuk: Cairan.
    • Satuan Penjualan: Botol.
    • Kemasan: Botol 30 mL.
    • Farmasi: Surya Dermato Medica Lab
  2. Erymed Krim

    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Obat Jerawat.
    • Kandungan: Erythromycin 20 mg.
    • Bentuk: Krim.
    • Satuan Penjualan: Tube.
    • Kemasan: Tube 10 g dan 20 g.
    • Farmasi: Surya Dermato Medica Lab.
  3. Erymed Gel
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Obat Jerawat.
    • Kandungan: Erythromycin 20 mg.
    • Bentuk: Gel.
    • Satuan Penjualan: Tube.
    • Kemasan: Tube 10 g dan 20 g.
    • Farmasi: Surya Dermato Medica Lab.

Kegunaan Erymed

Erymed digunakan untuk mengobati jerawat dan sebagai antibiotik topikal.

Dosis & Cara Penggunaan Erymed

Erymed merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter.

Dewasa: Oleskan Erymed krim/ gel/ solution ke area kulit yang terinfeksi sebanyak 1-2 kali sehari. Hentikan perawatan jika kondisinya memburuk atau jika tidak ada perbaikan setelah 6-8 minggu penggunaan berkelanjutan. Durasi maksimum: 6 bulan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius.

Efek Samping Erymed

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Erymed antara lain:

  • Gatal
  • Kulit kering
  • Iritasi dan ruam merah

Kontraindikasi

  • Hindari penggunaan obat ini dengan pasien yang memiliki Hipersensitif.
  • Pasien yang sedang menjalani terapi menggunakan astemizole, terfenadine, cisapride, pimozide, ergotamine atau dihydroergotamine.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Erymed ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait