Sukses

Pengertian Ephedrin HCl

Ephedrin HCl adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gangguan saluran nafas, dan alergi berat. Ephedrin HCl bekerja dengan mengecilkan pembuluh darah dan mengurangi pembengkakan. Ephedrin HCl merupakan zat yang tergolong dalam simpatomimetik (menstimulasi kerja saraf simpatetik) yang digunakan sebagai dekongestan, stimulan (tindakan pencegahan).

Keterangan Ephedrin HCl

  • Golongan: Obat Keras
  • Kategori: Antiasmatik
  • Kandungan: Ephedrine 50 mg/mL
  • Bentuk: Cairan Injeksi
  • Satuan Penjualan: Ampul
  • Kemasan: Ampul @ 1 mL
  • Farmasi: Novell Pharmaceutical Lab, Ethica

Kegunaan Ephedrin HCl

Ephedrin HCl ini dapat digunakan untuk meringankan hidung tersumbat/ flu, mengobati bronkospasme akut, serta dapat mengurangi pembengkakan.

Dosis & Cara Penggunaan Ephedrin HCl

Ephedrin HCl termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter.Penggunaan ephedrin HCl injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis.

  • Dosis penggunaan Ephedrin HCl injeksi:
    • Dosis 12.5-25 mg secara intravena (disuntikkan melaluin pembuluh darah), subkutan (disuntikkan dibawah kulit), atau intramuskular (disuntikan melalui otot).

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius, di tempat kering dan terhindar dari cahaya.

Efek Samping Ephedrin HCl

Efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan Ephedrin HCl, seperti:

  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri kepala
  • Merasa cemas
  • Kehilangan nafsu makan
  • Sistem pencernaan terganggu
  • Gangguan tidur
  • Denyut jantung menjadi cepat
  • Gangguan pada pembuluh darah.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap komposisi obat ini.
  • Pasien yang mempunyai riwayat penyakit kelenjar gondok.
  • Riwayat penyakit jantung.
  • Riwayat penyakit diabetes
  • Riwayat penyakit hipertensi.

Interaksi Obat
Obat yang jika di pakai bersmaan dengan obat Ephedrin HCL akan menimbulkan efek samping/ risiko tertentu:

  • Obat golongan Beta-bloker (Propanolol)
  • Kokain
  • Metildopa
  • Obat oksitoksin
  • Obat antidepresan

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Ephedrin HCl ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Overdosis

  • Gejala: Mual, muntah, hipertensi, demam, jantung berdebar, denyut jantung diatas normal, gelisah, depresi pernapasan, kejang; psikosis paranoid, delusi dan halusinasi juga dapat terjadi.
  • Penatalaksanaan: Pengobatan suportif dan simptomatik. Induksi muntah dan lakukan bilasan lambung. Dapat diberikan diazepam untuk mengontrol kejang; atasi pireksia dengan pendinginan eksternal dan diberikan deksametason 1 mg / kg berat badan melalui injeksi intravena (pembuluh darah) lambat. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait