Sukses

Pengertian Emflu

Emflu adalah obat yang mengandung Paracetamol, Dextromethorphan HBr, Chlorpheniramine maleate, Phenylephrine HCl sebagai zat aktifnya. Paracetamol merupakan obat yang dapat digunakan untuk meredakan rasa nyeri ringan hingga sedang serta dapat menurunkan demam pada tubuh. Chlorpheniramine maleate merupakan obat golongan antihistamin (antialergi), Dextromethrophan HBr berfungsi untuk menekan batuk, dan Phenylephrine HCl digunakan untuk meredakan hidung tersumbat.

Keterangan Emflu

  1. Emflu Kaplet
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas.
    • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek.
    • Kandungan: Paracetamol, Dextromethorphan HBr, Chlorpheniramine maleate, Phenylephrine HCl.
    • Bentuk: Kaplet.
    • Satuan penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Kaplet.
    • Farmasi: First Medifarma.
  2. Emflu Sirup
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas.
    • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek.
    • Kandungan: Paracetamol, Dextromethorphan HBr, Chlorpheniramine maleate, Phenylephrine HCl.
    • Bentuk: Sirup.
    • Satuan penjualan: Botol.
    • Kemasan: Box, 1 Botol @ 60 ml.
    • Farmasi: First Medifarma.

Kegunaan Emflu

Emflu digunakan untuk menurunkan demam, meredakan batuk berdahak, batuk alergi, batuk karena rangsangan pada selaput pernafasan.

Dosis & Cara Penggunaan Emflu

Emflu adalah golongan obat bebas terbatas, untuk pembelian dalam jumlah tertentu tidak memerlukan resep dokter.

  1. Emflu Tablet
    • Dewasa: 1 tablet, diminum 3-4 kali sehari.
  2. Emflu Sirup
    • Dewasa: 1-2 sendok takar (5-10 ml), diminum 3 kali sehari.
    • Anak usia 6-12 tahun: 1/2-1 sendok takar (2.5-5 ml), diminum 3 kali sehari.
    • Anak usia 3-5 tahun: 1/4 sendok takar (1.25 ml), diminum 3 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 ° C. Jangan dibekukan. Lindungi dari cahaya dan kelembaban.

Efek Samping Emflu

Efek samping penggunaan Emflu yang mungkin terjadi adalah:mengantuk, pusing, mulut kering, sakit kepala.

Kontraindikasi
Obat ini tidak boleh diberikan pada pasien :

  • Hipersensitif terhadap salah satu komponen obat ini
  • Bayi dan ibu yang menyusui
  • Hipertensi
  • Hipertiroid
  • Glaukoma
  • Diabetes
  • Asma
  • Gangguan jantung
  • Pasien yang terapi menggunakan MAOI (penghambat mono amin oksidase)

Interaksi Obat

  • Bisa mempotensiasi depresan susunan saraf pusat lainnya.
  • Aksi diperpanjang oleh obat-obat penghambat mono amin oksidase.
Artikel
    Penyakit Terkait