Sukses

Pengertian Eligard

Eligard adalah sediaan serbuk injeksi yang mengandung Leuprorelin acetate. Eligard digunakan untuk pengobatan kanker prostat lanjut yang bergantung pada hormon. Eligard hanya mengobati gejala kanker prostat dan tidak mengobati kanker itu sendiri. Eligard bekerja dengan cara mengurangi jumlah testosteron yang diproduksi tubuh, sehingga dapat memperlambat atau menghentikan pertumbuhan sel kanker dan membantu meredakan gejala, seperti sulit atau sakit saat buang air kecil.

Keterangan Eligard

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi:Terapi Hormon untuk Kanker dan Hormon-hormon Tropik dan Preparat Sintetiknya
  • Kandungan: Leuprorelin acetate 7.5 mg; Leuprorelin acetate 22.5 mg; Leuprorelin acetate 45 mg
  • Bentuk: Serbuk Injeksi
  • Satuan Penjualan: Syringe
  • Kemasan: Dus, Syringe A (Pelarut) dan Syringe B (Leuprorelin acetate)
  • Farmasi: Astellas Pharma Europe/ Meprofarm

Kegunaan Eligard

Eligard di gunakan untuk mengobati gejala kanker prostat terkait hormon stadium lanjut.

Dosis & Cara Penggunaan Eligard

Eligard merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Eligard juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan Eligard injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis.

  • Subkutan
    Dewasa: 7.5 mg per bulan atau 22.5 mg per 3 bulan. Di berikan melalui injeksi subkutan (menyuntikkan obat ke dalam lapisan kulit).

Cara Penyimpanan
Simpan di lemari pendingin dengan suhu antara 2-8 derajat Celcius.

Efek Samping Eligard

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Eligard, antara lain:

  • Sensasi terbakar
  • Eritema.
  • Kelelahan.
  • Rasa panas pada daerah kulit yang terkena injeksi, dan kesemutan.
  • Mual, diare.
  • Gatal.
  • Berkeringat di malam hari.
  • Nyeri sendi, nyeri tungkai, nyeri otot.
  • Frekuensi berkemih tidak beraturan.
  • Nokturia (sering buang air kecil pada malam hari).
  • Nyeri di tempat suntikan, memar, dan rasa perih.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • TPasien yang hipersensitivitas terhadap leuprorelin acetate dan agonis GnRH lainnya
  • Pasien yang sebelumnya menjalani orchiectomy
  • Sebagai pengobatan tunggal pada pasien kanker prostat dengan kompresi medula spinalis atau bukti metastase tulang belakang
  • Wanita dan anak

Interaksi Obat

  • Belum ada studi interaksi obat-obat farmakokinetik yang dilakukan dengan Eligard.
  • Belum ada laporan tentang interaksi leuprorelin asetat dengan produk obat lainnya.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Eligard ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Artikel
    Penyakit Terkait