Sukses

Pengertian Efexor XR

Efexor XR merupakan obat yang di produksi oleh Pfizer. Efexor XR memiliki manfaat untuk membantu mengobati depresi dengan gangguan kecemasan, pengobatan jangka panjang untuk gangguan kecemasan umum termasuk dan gangguan kecemasan sosial. Efexor XR juga dapat digunakan untuk pencegahan kambuhnya depresi serta membantu pengobatan gangguan panik.

Keterangan Efexor XR

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antidepresan.
  • Kandungan: Venlafaxine HCl 75 mg
  • Bentuk: Kapsul.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 14 Tablet.
  • Farmasi: PT Pfiizer Indonesia.

Kegunaan Efexor XR

Efexor XR digunakan sebagai terapi antidepresan, kecemasan sosial dan gangguan panik (termasuk perawatan jangka panjang).

Dosis & Cara Penggunaan Efexor XR

Efexor XR merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Efexor XR juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Dosis Awal: 1 x sehari 1 kapsul.
    Jika dosis awal tidak ada perubahan maka dapat meningkatkan dosis hingga maksimal 1 x Sehari 3 Kapsul. Setelah 2 minggu (tetapi tidak - Pasien dengan depresi berat: 1 x Sehari 4 Kapsul.
  • Gangguan panik
    Dosis awal: 1 x Sehari 1/2 Kapsul selama 4-7 hari Lanjut penambahan dosis 1 x Sehari 1 Kapsul setiap hari hingga maksimal 1 x Sehari 3 Kapsul setiap hari.

Efek Samping Efexor XR

Semua obat pasti memiliki Efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami Efek samping dari penggunaan obat tersebut. Adapun Efek samping dari penggunaan Efexor XR:

  1. Hipertensi.
  2. Vasodilatasi (pelebaran diameter pembuluh darah)
  3. Kelelahan
  4. Penurunan nafsu makan
  5. Sembelit
  6. Mual
  7. Muntah
  8. Berkeringat
  9. Tremor.


Kontraindikasi

  • Hipersensitivitas (Reaksi berlebih karena sistem imun) terhadap Venlafaxine.
  • Penggunaan bersamaan dengan MonoAmine Oksidase Inhibitor.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Anak-anak


Interaksi Obat

  • Obat yang memperpanjang interval QT, indinavir, etanol, haloperidol, cimetidine, imipramine, ketoconazole, metoprolol, risperidone, diazepam, lithium.
  • Obat yang sangat terikat dengan protein plasma.
  • Obat yang dimetabolisme oleh protein plasma, isomerzim CYP450, CYP2 dan CYPA6 inhibitor.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Efexor XR ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait