Sukses

Pengertian Ecalta

Ecalta adalah jenis obat antifungi yang berfungsi melawan berbagai infeksi yang disebabkan oleh jamur. Ecalta Injeksi mengandung zat aktif Anidulafungin yang diindikasikan untuk mengobati kandidemia  (infeksi jamur didalam darah) pada pasien dewasa non-neutropenik, infeksi Candida didalam jaringan, atau penyakit pembentuk abses (membentuk benjolan yang berisikan nanah) yang disebakan oleh jamur Candida. Obat ini bekerja dengan cara memecah pembentukan sintesis dinding sel, sehingga menghambat pertumbuhan jamur.

Keterangan Ecalta

  • Golongan: Obat keras.
  • Kelas Terapi: Antifungi.
  • Kandungan: Anidulafungin 100 mg
  • Bentuk: Serbuk Injeksi
  • Satuan Penjualan: Vial.
  • Kemasan: Vial @ 100 mg.
  • Farmasi: Pfizer.

Kegunaan Ecalta

Ecalta digunakan untuk mengobati infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Aspergillu ssp. dan Candida ssp.

Dosis & Cara Penggunaan Ecalta

Ecalta termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter.

Dosis tunggal 200 mg yang diberikan pada hari 1, diikuti oleh 100 mg setiap hari sesudahnya. Lanjutkan setidaknya selama 14 hari setelah pemeriksaan terakhir kultur  jamur positif.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 2-8 derajat Celcius, jang dibekukan.

Efek Samping Ecalta

Efek samping penggunaan Ecalta yang mungkin terjadi adalah:

  • Ruam kulit
  • Urtikaria (Kulit melepuh)
  • Rasa panas dan kemerahan pada wajah
  • Pruritus (Gatal)
  • Dispnea (Susah bernafas)
  • Hipotensi (Tekanan darah rendah)
  • Trombositopenia (Kekurangan trombosit)
  • Koagulopati (Menghentikan pendarahan)
  • Hiperkalemia (Kadar kalium tingggi)
  • Kejang
  • Sakit kepala
  • Diare


Kontraindikasi
Pasien yang memiliki riwayat reaksi alergi terhadap anidulafungin, echinocandin lain (misalnya, caspofungin).

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Ecalta ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait