Sukses

Pengertian Dynacef

Dynacef adalah obat yang mengandung Cefradine sebagai zat aktifnya. Cefradine merupakan antibiotik golongan sefalosporin yang digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Keterangan Dynacef

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik golongan sefalosporin
  • Kandungan: Cefradine 1 gram/ vial
  • Bentuk: Serbuk Injeksi
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Box, Vial @ 1 gram
  • Farmasi: Dexa Medica

Kegunaan Dynacef

Dynacef digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan Dynacef

Dynacef merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Dynacef juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan Apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan Dynacef injeksi harus dibantu oleh tenaga medis.

  1. Pengobatan
    • Dewasa: diberikan dosis 2-4 gram per hari dibagi dalam 4 dosis dapat diinjeksikan melalui intramuskular (disuntikkan melalui otot ) atau melalui intravena (disuntikkan melalui pembuluh darah)
    • Anak: diberikan dosis 50-100 mg/kg berat badan per hari dibagi dalam 4 dosis. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 200-300 mg/kg berat badan per hari.
  2. Pencegahan infeksi pada bedah
    • Dewasa: 1-2 gram digunakan secara intramuskular (disuntikkan melalui otot ) atau intravena (disuntikkan melalui pembuluh darah).

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 25 ° C.

Efek Samping Dynacef

Efek samping penggunaan Dynacef yang mungkin terjadi adalah diare, mual muntah, rasa dada terbakar, demam, keracunan, terbentuk ruam, pusing, sakit kepala, mual dan muntah.

Kontraindikasi
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap antibiotik golongan sefalosforin.

Interaksi Obat

  • Meningkatkan risiko neprotoksik dengan obat-obat golongan diuretik.
  • Menurunkan klirens dengan probenesid.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Dynacef ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait