Sukses

Pengertian Duvadilan

Duvadilan adalah obat yang memiliki komposisi Isoxsuprine HCl 20 mg. Duvadilan berfungsi untuk mengobati penyakit pembuluh darah yang dapat digunakan bersamaan dengan obat lainnya. Proses kerja obat ini di dalam tubuh yaitu dengan melebarkan pembuluh darah supaya darah dapat mengalir dengan normal ke bagian tubuh tertentu, seperti pada kaki, tangan dan otak. Obat ini dapat digunakan untuk pasien yang sering mengalami mati rasa pada anggota tubuh, kesemutan dan penurunan daya ingat.

Keterangan Duvadilan

  1. Duvadilan Tablet
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kategori: Vasodilator Periveral (melebarkan pembuluh darah)
    • Kandungan: Isoxuprine HCL 20 mg.
    • Bentuk: Tablet.
    • Satuan Penjualan: Strip.
    • Kemasan: Box, 5 Strip @10 tablet.
    • Farmasi: Kimia Farma.
  2. Duvadilan Injeksi
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kategori: Vasodilator Periveral (melebarkan pembuluh darah)
    • Kandungan: Isoxuprine HCL 5 mg/ mL.
    • Bentuk: Cairan Injeksi.
    • Satuan Penjualan: Ampul.
    • Kemasan: Box, 6 Ampul @ 2 mL.
    • Farmasi: Kimia Farma.

Kegunaan Duvadilan

Duvadilan digunakan untuk melebarkan pembuluh darah yang dapat digunakan pada pasien yang mengalami mati rasa pada anggota tubuh, kesemutan dan penurunan daya ingat. Obat ini juga dapat digunakan untuk mencegah dan mengobati persalinan prematur serta untuk mengatasi kontraksi uterus (rahim).

Dosis & Cara Penggunaan Duvadilan

Duvadilan termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter.

  1. Duvadilan Tablet
    • Gangguan sirkulasi perifer: 1 tablet diminum 3-4 kali sehari. Amp 1 amp 3 kali sehari.
    • Supresi motilitas uterus: dosis pemeliharaan: 1 tablet diminum 3-4 kali sehari.  0,2-0,5 mg / mnt dg infus IV atau 10 mg IM tiap 1-2 jam. 
    • Gangguan sirkulasi: 1 tablet diminum 3-4 kali sehari. 20 mg per oral 3-4 x / hr atau 10 mg parenteral 3 x / hr.
  2. Duvadilan Injeksi
    • Gangguan sirkulasi perifer: 1 ampul diberikan 3 kali sehari.
    • Supresi motilitas uterus: diberikan dosis awal 0,2-0,5 mg / menit melalui infus intravena (pembuluh darah) atau dosis 10 mg melalui injeksi intramuskular (melalui otot) tiap 1-2 jam.
    • Gangguan sirkulasi: diberikan dosis 10 mg melalui injeksi parenteral sebanyak 3 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 15-30 derajat Celcius.

Efek Samping Duvadilan

Efek samping penggunaan Duvadilan yang mungkin terjadi adalah:

  • Nyeri pada kepala
  • Detak jantung tidak normal
  • Mual dan muntah
  • Kelemahan
  • Kesulitan bernafas
  • Pembengkakan pada area mulut dan wajah

Kontraindikasi

  • Tidak digunakan pada pasien yang memiliki riwayat alergi/hipersensitif pada komposisi obat tersebut.
  • Pasien yang memiliki riwayat perdarahan arteri (pembuluh darah).
  • Tidak digunakan pada pasen yang memiliki riwayat penggumpalan darah (trombosis koroner akut).

Interaksi Obat
Penggunaan obat darah tinggi dan obat dengan penyakit jantung lainnya sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan obat ini karena dapat meningkatkan efek Isoksuprin (pembekuan darah).

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Duvadilan ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait