Sukses

Pengertian Duodart

Duodart adalah obat yang mengandung dutasteride dan tamsulosin hydrochloride.

Obat ini digunakan untuk mencegah dan mengatasi hiperplasia prostat jinak yang disertai dengan pembesaran prostat.

Keterangan Duodart

Berikut adalah keterangan Duodart, mulai dari golongan obat hingga harga:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Obat untuk Gangguan Kandung Kemih & Prostat.
  • Kandungan: Dutasteride 0.5 mg, Tamsulosin hydrochloride 4 mg.
  • Bentuk: Kapsul.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol @ 30 Kapsul.
  • Farmasi: Catalent / Glaxo Wellcome Indonesia.
  • Harga: Rp600.000 - Rp750.000/ Botol.

Artikel Lainnya: Pembesaran Prostat, Haruskah Dioperasi?

Kegunaan Duodart

Duodart digunakan untuk mencegah dan mengatasi hiperplasia prostat jinak yang disertai dengan pembesaran prostat.

Dosis dan Cara Penggunaan Duodart

Duodart merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Dosis: 1 kapsul diminum 1 kali sehari.

Cara Penyimpanan Duodart

Tidak boleh disimpan pada suhu di atas 30 derajat Celsius.

Artikel Lainnya: Jumping Urine Bukan Solusi Susah Kencing Akibat Pembesaran Prostat

Efek Samping Duodart

Efek samping yang mungkin timbul selama penggunaan Duodart, yaitu:

  • Impotensi.
  • Penurunan libido.
  • Pusing.
  • Gangguan ejakulasi dan payudara (termasuk nyeri payudara dan pembesaran).

Overdosis

Tidak ada data yang tersedia berkenaan dengan overdosis obat Duodart.

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Duodart pada pasien dengan kondisi berikut:

  • Hipersensitivitas pada dutasteride, tamsulosin HCl, dan penghambat 5-alpha-reductase lainnya.
  • Riwayat hipotensi ortostatik.
  • Gangguan hati berat.
  • Wanita, anak-anak, dan remaja.

Artikel Lainnya: Aktivitas Fisik Bermanfaat Lawan Kanker Prostat, Ini Faktanya!

Interaksi Obat

Duodart sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan beberapa obat berikut ini:

  • Inhibitor CYP3A4 (misalnya verapamil & diltiazem), dutasteride kemungkinan meningkatkan konsentrasi darah dan menurunkan pembersihan.
  • Obat penurun tekanan darah termasuk agen anestesi, inhibitor PDE5, dan penghambat adrenergic alpha-1 lainnya, tamsulosin hydrochloride dapat meningkatkan efek hipotensi.
  • Cimetidine, warfarin, dapat meningkatkan AUC & penurunan clearance.

Kategori Kehamilan

Kategori X: Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan bahwa penggunaan obat menimbulkan kelainan pada janin. Obat ini tidak disarankan untuk wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Peringatan Menyusui

Duodart tidak boleh digunakan pada wanita menyusui.

Artikel
    Penyakit Terkait