Sukses

Pengertian Dumoxin

Dumoxin adalah obat yang mengandung doxycycline. Doxycycline termasuk golongan antibiotik yang digunakan untuk terapi infeksi akibat bakteri.

Obat Dumoxin dapat mengatasi infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran pencernaan, infeksi saluran kemih, infeksi kulit dan jaringan lunak, serta infeksi karena mikroorganisme yang sensitif.

Selain itu, obat ini bisa menjadi antibiotik alternatif untuk mengobati pasien yang alergi terhadap penicillin.

Artikel Lainnya: Kena Infeksi Bakteri tapi Alergi Antibiotik, Apa Solusinya?

Keterangan Dumoxin

Berikut ini keterangan dari Dumoxin:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kategori: Antibiotik.
  • Kandungan: Doxycycline 100 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 5 Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: Actavis.
  • Harga obat Dumoxin: Rp60.000 - Rp75.000/ Strip.

Kegunaan Dumoxin

Dumoxin digunakan untuk menangani berbagai infeksi akibat bakteri, seperti:

  • Infeksi saluran pernapasan.
  • Infeksi saluran pencernaan.
  • Infeksi saluran kemih (termasuk gonore).
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak.

Artikel Lainnya: Ini Alasan Mengapa Anda Tidak Boleh Berbagi Antibiotik

Dosis dan Cara Penggunaan Dumoxin

Dumoxin adalah obat keras yang hanya dapat digunakan berdasarkan resep dokter.

Secara umum, aturan penggunaan obat ini adalah sebagai berikut:

  • Dewasa dan anak umur > 8 tahun dengan berat > 45 kg: hari pertama diberikan dosis 100 mg 2 kali sehari. Dosis lanjutan 100 mg setiap hari.
  • Anak umur > 8 tahun dengan infeksi berat: diberikan dosis 2,2 mg/kg berat badan / 12 jam.
  • Gonore akut: hari pertama diberikan dosis 200 mg dan 100 mg sebelum tidur. Dosis lanjutan 100 mg 2 kali sehari selama 3 hari.

Cara Penyimpanan Dumoxin

Simpan di tempat kering dengan suhu antara 20-25 derajat Celsius.

Efek Samping Dumoxin

Efek samping penggunaan Dumoxin yang mungkin timbul meliputi:

Artikel Lainnya: Cara Ampuh Kurangi Efek Samping Antibiotik

Kontraindikasi

Jangan memberikan Dumoxin pada pasien yang memiliki kondisi medis di bawah ini:

  • Alergi atau hipersensitif terhadap doxycycline atau antibiotik golongan tetracycline lainnya.
  • Anak usia < 8 tahun (kecuali pada infeksi antraks).
  • Kehamilan dan menyusui.

Interaksi Obat

Dumoxin sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan obat-obatan berikut:

  • Antibiotik lainnya, seperti penicillin.
  • Ciclosporin yang digunakan pasca transplantasi organ.
  • Obat bius, misalnya methoxyflurane.
  • Antikoagulan, contohnya warfarin.
  • Obat-obatan yang mengandung kalsium, zink, magnesium, zat besi.
  • Isotretinoin.
  • Obat-obatan antikejang.

Kategori Kehamilan

Kategori D: Terdapat bukti bahwa obat berisiko pada janin manusia. Namun, pada sebagian kasus, manfaat yang diperoleh dari obat mungkin lebih banyak daripada risikonya, misal untuk kasus yang mengancam jiwa.

Peringatan Menyusui

Berdasarkan data yang tersedia, doksisiklin hadir dalam ASI. Karena itu, wanita menyusui perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum penggunaan obat.

Artikel
    Penyakit Terkait