Sukses

Pengertian Diprivan

Diprivan adalah sediaan injeksi yang mengandung Propofol. Diprivan biasa digunakan dalam proses anestesi (pembiusan) umum, yaitu untuk mengurangi tingkat kesadaran pada pasien yang akan melalui prosedur operasi. Diprivan juga dapat digunakan sebagai obat penenang pada pasien dewasa dalam kondisi kritis yang membutuhkan alat ventilasi buatan dalam ruang perawatan intensif. 

Keterangan Diprivan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Anestesi.
  • Kandungan: Propofol 1%.
  • Bentuk: Cairan injeksi
  • Satuan Penjualan: Ampul.
  • Kemasan: Box, 5 Ampul @ 20 mL.
  • Farmasi: Corde Pharma/ Tanabe Indonesia.

Kegunaan Diprivan

Diprivan merupakan cairan injeksi yang digunakan dalam proses anastesi (pembiusan).

Dosis & Cara Penggunaan Diprivan

Diprivan termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter dan pemberian dilakukan oleh tenaga medis. 

  • Induksi anestesi umum (dewasa < 55 tahun): di berikan dosis 1,5-2,5 mg per kg Berat Badan, diberikan dalam kecepatan 40 mg per 10 detik.
  • Pemeliharaan anestesi umum: di berikan dosis 4-12 mg per kg Berat Badan per jam
  • Obat penenang bagi pasien dalam perawatan intensif: di berikan dosis 0,3-4 mg per kg Berat Badan per jam

Dosis Diprivan harus disesuaikan berdasarkan usia pada pasien anak. Dosis akan dikurangi bagi pasien lansia. Ikuti petunjuk penggunaan yang diberikan Dokter atau keterangan yang tertera pada kemasan obat karena dosis dapat berbeda-beda menyesuaikan dengan kondisi pasien.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius, dan jangan dibekukan.

Efek Samping Diprivan

Efek samping penggunaan Diprivan yang mungkin terjadi adalah:

  • Mual
  • Gemetar
  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Kemerahan pada kulit wajah pasien anak
  • Detak jantung tidak beraturan
  • Gangguan pernapasan, terutama saat tidur
  • Kejang
  • Infeksi
  • Tekanan darah berkurang

Kontraindikasi
Tidak boleh di berikan pada anak usia <16 tahun yang diberi nafas buatan di ICU pada anak.

Interaksi Obat
Hindari penggunaan Diprivan bersamaan dengan obat-obat berikut:

  • Golongan obat depresan SSP lainnya
  • Rifampisin
  • Valproate

Overdosis

  • Gejala: Depresi pernapasan, jantung dan pembuluh darah.
  • Penatalaksanaan: Berikan ventilasi buatan dengan oksigen untuk depresi pernapasan. Ubah posisi pasien dengan mengangkat kaki dan menurunkan kepala; meningkatkan laju aliran cairan melalui injeksi intravena dan agen pressor untuk menangani depresi kardiovaskular. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait