Sukses

Pengertian Diflucan

Difulcan merupakan obat yang mengandung fluconazole yang bekerja dengan menghambat pembentukan sel jamur. Fluconazole adalah obat yang dapat digunakan untuk membantu pengobatan meningitis kriptokokal, kandidemia (infeksi candida dalam aliran darah), kandidiasis diseminata, dan infeksi kandida invasif lainnya, kandidiasis orofaringeal, kandidiasis esofagus, kandidiasis vaginal.

Keterangan Diflucan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antifungi
  • Kandungan: Fluconazole 50 mg; Fluconazole 150 mg
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Kapsul; Strip @ 1 Kapsul
  • Farmasi: Pfizer Indonesia.

Kegunaan Diflucan

Diflucan adalah obat yang dapat digunakan untuk membantu pengobatan meningitis kriptokokal, kandidemia, kandidiasis diseminata, dan infeksi kandida invasif lainnya, kandidiasis orofaringeal, kandidiasis esofagus, kandidiasis vaginal.

Dosis & Cara Penggunaan Diflucan

Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter.

  • Dosis untuk Candidiasis (Infeksi Jamur) : 1  x sehari 50 mg selama 1-2 minggu atau dapat digunakan 3 hari sekali 1 kapsul sesudah makan.
  • Dosis penggunaan pada infeksi kelamin yang disebabkan oleh jamur : 1 x sehari 1 tablet sesudah makan.

Efek Samping Diflucan

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan obat ini, seperti :
- Nyeri pada perut
- Gangguan pada indra pengecap
- Mual muntah
- Terjadi kemerahan pada kulit.
- Gangguan pada pencernaan

Kontraindikasi:
Tidak disarankan penggunaan obat ini bagi pasien yang memiliki riwayat alergi/ hipersensitif pada obat Fluconazole atau golongan Azole lainnya.

Interaksi Obat:

  • Penggunaan obat ini jika dikonsumsi bersamaan dengan Hydroclortiazid dapat terjadi kenaikan kadar Fluconazole dalam darah.
  • Penggunaan bersamaan dengan warfarin dapat meningkatkan kadar warfarin dalam darah.
  • Dapat terjadi kenaikan efek samping jika di konsumsi bersmaan dengan obat : Phenytoin, Teofilin, Celecoxib dan obat kolesterol.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Fluconazole ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin.

 

Artikel
    Penyakit Terkait