Sukses

Pengertian Desoximetasone

Desoximetasone adalah sediaan obat generik yang digunakan untuk mengobati dermatosis (peradangan pada kulit) yang responsif terhadap kortikosteroid. Desoximetasone termasuk dalam golongan kortikosteroid yang digunakan dalam pengobatan penyakit kulit.

Keterangan Desoximetasone

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Topikal Kortikosteroid
  • Kandungan: Desoximetasone 2.5 mg/gram
  • Bentuk: Krim
  • Satuan Penjualan: Tube
  • Kemasan: Box, 25 Tube @ 5 Gram; Box, 12 Tube @ 15 Gram
  • Farmasi: Indofarma; Dexa Medica/ Ferron Par Pharmaceuticals

Merk dagang yang beredar di Indonesia:
Dercason, Dexocort, Dexosyn, Desomex, Topcort, Esperson.

Kegunaan Desoximetasone

Dercason digunakan untuk mengobati peradangan pada kulit, kulit kemerahan, serta kulit kering.

Dosis & Cara Penggunaan Desoximetasone

Desoximetasone termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep dokter:

Oleskan Desoximetasone krim sebanyak 2 kali sehari, oleskan tipis-tipis pada area kulit yang mengalami peradangan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 20-25°C.

Efek Samping Desoximetasone

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Desoximetasone, antara lain:

  • Terasa terbakar.
  • Gatal.
  • Iritasi.
  • Kering.
  • Alergi.
  • Hiperglikemia.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Desoximetasone:

  • Dapat mengurangi efek antineoplastik aldesleukin.
  • Dapat mempotensiasi efek hiperglikemik dari ceritinib.
  • Dapat mengurangi efek terapi corticorelin dan hyaluronidase.
  • Dapat meningkatkan efek merugikan atau toksik dari deferasirox.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Desoximetasone ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait