Sukses

Pengertian Desferal

Desferal adalah sediaan injeksi yang mengandung Deferoxamine. Desferal digunakan untuk menangani kelebihan kadar zat besi pada darah, yang dapat disebabkan oleh transfusi darah berulang, kelainan darah seperti thalassemia, atau keracunan zat besi. Deferoxamine termasuk golongan obat iron chelators. Deferoxamine adalah obat yang bekerja dengan mengikat zat besi berlebih pada tubuh dan membantu ginjal dan kandung empedu membuang kelebihan zat besi. Obat ini tidak dianjurkan pada anak-anak dibawah usia 3 tahun. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi kadar aluminum yang tinggi pada pasien dialisis dan pasien dengan keracunan aluminum. Desferal bekerja dengan cara mengikat besi dan membentuk ikatan dengan besi lalu mengekskresi lewat urin.

Keterangan Desferal

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antidot & Agen Detoksifikasi
  • Kandungan: Deferoxamine 500 mg
  • Bentuk: Serbuk injeksi
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Vial @ 500 mg
  • Farmasi: Wasser Burger Arzneimittel/ PT. Novartis Indonesia

Kegunaan Desferal

Desferal digunakan untuk menangani kelebihan kadar zat besi pada darah, yang dapat disebabkan oleh transfusi darah berulang, kelainan darah seperti thalassemia, atau keracunan zat besi. Desferal juga dapat digunakan untu mengatasi kadar aluminum yang tinggi.

Dosis & Cara Penggunaan Desferal

Desferal termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter.

  1. Kelebihan Zat Besi
    Dewasa: 500 mg sebagai dosis tunggal, di berikan melalui injeksi intramuskular (di suntikkan ke otot). Untuk memperkirakan ekskresi Fe dalam urin selama 6 jam berikutnya. Ekskresi > 1 g menunjukkan penyakit penyimpanan Fe dan > 1,5 g menunjukkan penyebab patologis.
  2. Kelebihan Aluminium
    Dewasa: Pasien dengan gagal ginjal stadium akhir, pasien hemodialisis atau hemofiltrasi: 5 mg / kg berat badan sekali seminggu dengan infus lambat selama jam terakhir sesi dialisis atau 5 jam sebelum sesi pada kasus yang lebih parah. Untuk pasien dengan dialisis peritoneal: 5 mg / kg berat badan sekali seminggu (melalui infus intravena lambat / subkutan (melalui bawah kulit)/ intramuskular (melalui otot)/ intraperitoneal) harus diberikan sebelum pertukaran akhir hari itu.

Cara Penyimpanan

  • Serbuk injeksi: simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius.
  • Setelah serbuk injeksi dilarutkan: Dapat disimpan pada suhu kamar selama 7 hari dan lindungi dari cahaya. Jangan mendinginkan larutan yang telah dilarutkan.

Efek Samping Desferal

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Desferal, yaitu:

  • Hipotensi
  • Gangguan lambung
  • Demam
  • Ruam Kulit
  • Takikarida
  • Kejang
  • Kram kaki
  • Gangguan Pendengaran
  • Menghambat pertumbuhan pada anak muda

Kontraindikasi
Tidak boleh di berikan pada pasien dengan gangguan ginjal berat atau pasien dengan anuria (tubuh tidak mampu memproduksi urine).

Interaksi Obat 
Terdapat beberapa interaksi obat yaitu :

  • Penggunaan Desferal dengan Fenotiazin dapat meningkatkan risiko neurologis.
  • Asam askorbat tidak boleh diberikan pada awal pengobatan karena meningkatkan toksisitas Fe.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Desferal ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Overdosis

  • Gejala: Hipotensi (tekanan darah rendah), takikardia (denyut jantung cepat), gangguan saluran pencernaan, kehilangan penglihatan sementara, sakit kepala, mual, pucat, depresi SSP, koma, bradikardia (denyut jantung lambat), dan gagal ginjal akut.
  • Penatalaksaan terapi: Tidak ada penawar dan pengobatan bergejala. Hemodialisis (cuci darah) membantu menghilangkan obat.
Artikel
    Penyakit Terkait