Sukses

Pengertian Depo Prothyra

Depo Prothyra adalah produk obat dengan bentuk sediaan injeksi yang diproduksi oleh Sunthi Sepuri. Depo Prothyra mengandung zat aktif Medroxyprogesterone, zat aktif ini dapat menghambat gonadotropin hipofisis, sehingga mencegah maturasi dan ovulasi folikel (proses menstruasi).

Keterangan Depo Prothyra

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Estrogen, Progesteron dan Obat Sintetis Terkait / Terapi Hormon Kanker
  • Kandungan: Medroxyprogesterone 150 mg/mL
  • Bentuk: Cairan Injeksi
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Box, 4 Strip @ 5 Vial 1 mL
  • Farmasi: Sunthi Sepuri/ Catur Dakwah Crane Farmasi

Kegunaan Depo Prothyra

Depo Prothyra digunakan untuk kontrasepsi injeksi periode tiga bulan, selain itu Depo Prothyra juga dapat digunakan untuk terapi hormon kanker payudara.

Dosis & Cara Penggunaan Depo Prothyra

Depo Prothyra merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Depo Prothyra juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  1. Kontrasepsi Injeksi
    Dewasa: 150 mg setiap 12 minggu.
  2. Kanker payudara
    Dewasa: 0.5-1 g setiap hari selama 4 minggu pertama. Perawatan 0.5 g dua kali seminggu.

Cara Penyimpanan
Simpan di tempat sejuk dan terlindung dari cahaya.

Efek Samping Depo Prothyra

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Depo Prothyra, antara lain:

  • Kelelahan.
  • Susah tidur.
  • Pusing.
  • Sakit kepala.
  • Mual.
  • Nyeri payudara.
  • Kenaikan / penurunan berat badan.
  • Nyeri di tempat injeksi.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Depo Prothyra pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Disfungsi hati berat.
  • Pendarahan vagina yang tidak terdiagnosis.
  • Kehamilan.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Depo Prothyra:

  • Aminoglutethimide dan obat penginduksi enzim (misalnya Carbamazepine, griseofulvin, phenobarbital, rifampicin, phenytoin) dapat mengurangi konsentrasi plasma yang menyebabkan berkurangnya kemanjuran.
  • Langkah-langkah tambahan diperlukan ketika medroxyprogesterone digunakan untuk kontrasepsi selama pemberian bersama dengan obat-obatan ini.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Depo Prothyra ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Artikel
    Penyakit Terkait