Sukses

Pengertian Danoflox

Danoflox merupakan obat antibiotik yang mengandung Ofloksasin. Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri, seperti: infeksi saluran kemih, infeksi saluran pernapasan, infeksi kulit, prostatitis (peradangan pada kelenjar prostat), servisitis (peradangan yang terjadi pada serviks)/ uretritis (peradangan yang terjadi pada uretra) non-gonokokal akibat Chlamydia trachomatis, dan infeksi genital (kelamin) tanpa komplikasi karena Chlamydia trachomatis. Danoflox bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab infeksi dengan cara menghambat enzim DNA girase, yang berperan penting dalam pertumbuhan bakteri.

Keterangan Danoflox

  • Golongan: Obat keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Kuinolon
  • Kandungan: Ofloksasin 200 mg; Ofloksasin 400 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Kalbe Farma

Kegunaan Danoflox

Danoflox di gunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih, infeksi saluran pernapasan, infeksi kulit, prostatitis, servisitis/ uretritis non-gonokokal akibat Chlamydia trachomatis, dan infeksi genital.

Dosis & Cara Penggunaan

Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

- Infeksi kulit dan jaringan lunak, infeksi ginekologi : 400 mg/hari selama 7 hari.
- Infeksi Saluran Kemih : 100 - 400 mg/hari terbagi dalam 1 - 2 dosis selama 1 - 10 hari.
- Infeksi berat atau komplikasi: di berikan sampai dengan dosis 600 mg/hari dan atau sampai dengan 20 hari.
- Infeksi saluran nafas bawah : 200 - 600 mg/hari terbagi dalam 1 - 3 dosis selama 3 - 10 hari.
- Infeksi berat dan komplikasi: di berikan sampai dengan dosis 800 mg/hari. Lama terapi: 20 hari.
- Uretritis GO non-komplikasi : 100 - 400 mg di berikan dalam dosis tunggal.
- Uretritis non-GO : 400 mg /hari selama 9 hari

Efek Samping Danoflox

- Mual, muntah
- Sakit perut
- Tidak nyaman atau kram
- Diare, sembelit
- Perut kembung
- Sakit kepala, insomnia, pusing
- Ruam, gatal
- Eosinofilia (kadar eosinofil meningkat dalam darah)
- Leukopenia (jumlah leukosit kurang dari normal)
- Anemia
- Ketidaknyamanan pada mata dan iritasi
- Batuk

Kontra Indikasi
Tidak boleh di berikan pada pasien yang hipersensitif terhadap antibiotik golongan kuinolon).

Interaksi Obat
- Penggunaan bersamaan dari kelas IA (misalnya: Quinidine, procainamide) atau kelas III (misalnya: Amiodarone, sotalol) agen antiaritmia dapat meningkatkan risiko perpanjangan interval QT.
- Konsentrasi serum dan urin menurun jika di berikan bersamaan dengan antasida yang mengandung Mg, Al atau Ca.
- Kortikosteroid dapat meningkatkan risiko gangguan tendon berat.
- Meningkatnya risiko stimulasi sistem saraf pusat (misalnya: Kejang) jika di berikan bersamaan dengan obat anti inflamasi non steroid.
- Konsentrasi teofilin serum yang lebih tinggi dan berkepanjangan dan peningkatan risiko efek samping yang terkait dengan teofilin.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Danoflox ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait