Sukses

Pengertian Cryptal

Cryptal adalah obat dengan kandungan Fluconazole yang digunakan untuk membantu mencegah dan mengobati berbagai infeksi jamur dan ragi. Cryptal biasanya digunakan untuk membantu mengobati jamur, seperti kandidiasis esofagus (jamur yang terdapat jauh di dalam tenggorokan), kandidiasis orofaring (jamur yang terdapat dalam saluran pernapasan), infeksi jamur pada saluran kemih dan infeksi jamur lainnya. Cryptal termasuk dalam kelas obat yang disebut antijamur azole. Cryptal bekerja dengan menghentikan pertumbuhan beberapa jenis jamur.

Keterangan Cryptal

  1. Cryptal Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antifungi
    • Kandungan: Fluconazole 50 mg; Fluconazole 200 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Tablet
    • Kemasan: Dus, 1 Strip @ 4 Tablet
    • Farmasi: Pratapa Nirmala
  2. Cryptal Vial
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antifungi
    • Kandungan: Fluconazole 200 mg/100 mL
    • Bentuk: Cairan Injeksi
    • Satuan Penjualan: Vial
    • Kemasan: Vial @ 100 mL
    • Farmasi: Pratapa Nirmala.

Kegunaan Cryptal

Cryptal merupakan obat yang digunakan untuk membantu mencegah dan mengobati berbagai infeksi jamur dan ragi.

Dosis & Cara Penggunaan Cryptal

Cryptal termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter.

Aturan penggunaan Cryptal Tablet:

  • Kriptokokus meningitis: dosis awal diberikan dosis 400 mg, dosis selanjutnya 200-400 mg diminum 1 kali sehari.
  • Kandidemia dan infeksi kandida sistemik lainnya: dosis awal diberikan dosis 400 mg, dosis selanjutnya 200 mg perhari dan dosis dapat ditingkatkan menjadi 400 mg perhari.
  • Infeksi kandida / kriptokokus sistemik pada anak usia > 4 minggu: dosis 6-12 mg / kg berat badan diminum 1 kali sehari.
  • Neonatus usia 2-4 minggu: dosis 6-12 mg / kg berat badan tiap 48 jam.
  • Anak usia

Aturan penggunaan Cryptal Vial:

  • Kriptokokus meningitis: dosis awal diberikan dosis 400 mg, dosis selanjutnya 200-400 mg diberikan 1 kali sehari.
  • Kandidemia dan infeksi kandida sistemik lainnya: dosis awal diberikan dosis 400 mg, dosis selanjutnya 200 mg perhari dan dosis dapat ditingkatkan menjadi 400 mg perhari.
  • Infeksi kandida / kriptokokus sistemik pada anak usia > 4 minggu: dosis 6-12 mg / kg berat badan diberikan 1 kali sehari.
  • Neonatus usia 2-4 minggu: dosis 6-12 mg / kg berat badan tiap 48 jam.
  • Neonatus usia

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Cryptal

Efek samping yang dapat terjadi saat mengkonsumsi Cryptal yaitu:

  • Mual, muntah
  • Sakit kepala
  • Sakit perut
  • Diare
  • Ruam kulit
  • Perut kembung

Kontraindikasi
Hindari pemberian pada pasien yang memiliki riwayat gangguan ginjal, gangguan hati, kanker, AIDS, gangguan irama jantung, serta gangguan keseimbangan elektrolit.

Interaksi Obat
Tidak boleh diberikan bersamaan dengan hidroklorotiazid, rifampisin, warfarin, hipoglikemik oral, fenitoin, siklosporin.

Kategori Kehamilan

  • Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Cryptal Tablet ((Untuk dosis tunggal 150 mg untuk kandidiasis vagina) ke dalam Kategori C:
    Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
  • Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Cryptal Tablet (untuk digunakan dalam indikasi selain kandidiasis vagina) Cryptal Infus dan ke dalam Kategori D:
    Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Overdosis

  • Gejala: Halusinasi dan perilaku paranoid.
  • Penatalaksanaan: Pengobatan simtomatik dan suportif. Pertimbangkan tindakan bilas lambung jika perlu. Hemodialisis dapat menurunkan kadar plasma sekitar 50%. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait