Sukses

Pengertian Crofed

Crofed adalah salah satu obat yang digunakan untuk membantu mengatasi dan meringankan gejala flu dan alergi. Crofed mengandung pseudoefedrin yang bekerja untuk mangatasi hidung tersumbat dengan menyempitkan pembuluh darah sehingga mampu meredakan pembengkakan atau inflamasi yang membuat lebih mudah bernafas dan triprolidine yang merupakan salah satu antihistamin atau anti alergi yang digunakan untuk mengatasi alergi yang menyebabkan hidung tersumbat, mata berair dan bersin-bersin.

Keterangan Crofed

  1. Crofed Sirup
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek 
    • Kandungan: Tiap 5 mL mengandung 1.25 mg triprolidine HCl dan 30 mg pseudoephedrine HCl
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 60 mL
    • Farmasi: Coronet Crown.
  2. Crofed Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek
    • Kandungan: 2.5 mg triprolidine HCl dan 30 mg pseudoephedrine HCl
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 10 catch cover @ 1 Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Coronet Crown.

Kegunaan Crofed

Crofed digunakan untuk meringankan gejala gangguan saluran nafas atas seperti rhinitis alergi dan vasomotor.

Dosis & Cara Penggunaan Crofed

Crofed sirup

  • Dewasa dan anak diatas 12 tahun: 3 kali sehari 2 sendok takar (10 ml)
  • Anak 6-12 tahun: 3 kali sehari 1 sendok takar (5 ml).

Crofed Tablet
Dewasa: 3 kali sehari 1 tablet.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu 20-25°C. Lindungi dari cahaya.

Efek Samping Crofed

Efek samping yang mungkin terjadi adalah mengantuk, gangguan tidur, ruam kulit, hidung, mulut dan tenggorokan terasa kering, kadangkala retensi urine.

Kontraindikasi:

  • Penggunaan bersamaan atau dalam waktu 2 minggu dari berhenti MAOIs.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Hipertensi berat atau penyakit arteri koroner.
  • Anak di bawah 2 tahun.

Interaksi obat:
Crofed dapat berinteraksi dengan obat-obat di bawah ini:

  • Meningkat tekanan darah dengan agen simpatomimetik lain (misalnya dekongestan, TCA, penekan nafsu makan).
  • Mengurangi efek hipotensi dari Metildopa, α- dan β-adrenergik.
  • Peningkatan efek samping (misalnya mengantuk, agitasi) dengan Atomoxetine.
  • Peningkatan risiko krisis hipertensi dengan MAOIs; menghindari penggunaan bersamaan atau dalam waktu 2 minggu setelah berhenti MAOIs.
  • Peningkatan risiko psikosis dengan Bromocriptine
  • Peningkatan risiko krisis hipertensi dengan Furazolidine.

Overdosis:

  • Gejala overdosis Crofed antara lain mengantuk, lesu, pusing, ataksia, kelemahan, kesulitan berkemih, kulit kering, takikardia, hipertensi, demam tinggi, hiperaktif, mudah marah, kejang, kejang dan depresi pernapasan.
  • Jika terjadi overdosis, berikan pengobatan suportif (oleh tenaga medis). Dapat dilakukan bilas lambung hingga 3 jam setelah konsumsi. Diuresis asam atau dialisis dapat membantu dalam eliminasi pseudoefedrin.
Artikel
    Penyakit Terkait