Sukses

Pengertian Cozaar

Cozaar adalah sediaan obat yang digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi. Dengan menurunkan tekanan darah tinggi dapat membantu mencegah stroke, serangan jantung dan masalah ginjal. Cozaar bekerja dengan merelaksasi pembuluh darah, sehingga darah dapat mengalir lebih mudah. Cozaar juga digunakan untuk membantu mengobati nyeri dada (angina pektoris). Cozaar tidak boleh digunakan untuk mengobati serangan nyeri dada ketika sedang terjadi.

Keterangan Cozaar

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antagonis Angiotensin II.
  • Kandungan: Losartan K 50 mg.
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 15 Tablet.
  • Farmasi: PT Merck Sharp Dohme Pharma.

Kegunaan Cozaar

Cozaar digunakan untuk membantu mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi).

Dosis & Cara Penggunaan Cozaar

Cozaar termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter.

Dosis awal: 1 tablet diminum kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 2 tablet diminum 1 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Cozaar

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Cozaar antara lain :

  • Pusing
  • Efek ortostatik (penurunan tekanan darah secara drastis akibat berdiri tiba- tiba) terkait dosis
  • Ruam

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Gangguan hati berat.
  • Kehamilan (trimester 2 - 3).
  • Penggunaan bersamaan dengan produk yang mengandung aliskiren pada pasien dengan diabetes mellitus atau gangguan ginjal.

Interaksi Obat
Berikut ini adalah obat-obat yang tidak boleh diberikan bersamaan dengan Cozaar:

  • Memiliki efek aditif bila diberikan bersamaan dengan golongan obat antihipertensi lain.
  • Golongan obat diuretik hemat Kalium.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Cozaar ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Overdosis

  • Gejala: hipotensi (tekanan darah rendah) dan takikardia (denyut jantung diatas normal); bradikardia (denyut jantung dibawah normal) dapat terjadi akibat stimulasi parasimpatis (vagal).
  • Penatalaksanaan: Jika gejala hipotensi terjadi, pengobatan suportif harus dilakukan. Baik losartan maupun metabolit aktif tidak dapat dihilangkan dengan hemodialisis (cuci darah). Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait