Sukses

Pengertian Copegus

Copegus adalah golongan obat keras yang mengandung zat aktif Ribavirin. Ribavirin adalah antivirus yang digunakan dalam kombinasi dengan obat lain untuk mengobati hepatitis C berkelanjutan. Infeksi jangka panjang hepatitis C menyebabkan pembengkakan hati yang dapat menyebabkan kondisi hati yang serius, seperti jaringan parut, kanker, dan kegagalan organ. Copegus bekerja dengan mengurangi jumlah virus hepatitis C dalam tubuh, sehingga dapat membantu memulihkan fungsi hati. 

Keterangan Copegus

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antivirus.
  • Kandungan: Ribavirin 200 mg.
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Botol Plastik.
  • Kemasan: Botol Plastik @ 42 Tablet.
  • Farmasi: F Hoffmann La Roche/ Boehringer Ingelheim

Kegunaan Copegus

Copegus digunakan sebagai antivirus untuk mengobati hepatitis C.

Dosis & Cara Penggunaan Copegus

Copegus termasuk kedalam obat keras, yang hanya dapat dibeli dengan resep dari Dokter dan dapat dikonsumsi sesuai dengan aturan pakai yang diberikan oleh Dokter. Aturan Pakai obat ini sebagai berikut :

  • Pasien dengan berat badan kurang dari 66 kg: 2 tablet diminum langsung 2 kali sehari.
  • Pasien dengan berat badan 66-80 kg: 2 tablet diminum langsung di pagi hari dan 3 tablet diminum pada malam hari.
  • Pasien dengan berat badan 81-105 kg: 3 tablet diminum langsung 2 kali sehari.
  • Pasien dengan berat badan > 105 kg: 3 tablet diminum langsung di pagi hari dan 4 tablet diminum pada malam hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 25 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Copegus

Efek samping yang ditimbulkan dari pengonsumsian Copegus adalah:

  • Sakit punggung
  • Sakit leher
  • Infeksi virus
  • Pusing
  • Tekanan darah rendah
  • Berat badan menurun
  • Depresi berat
  • Anemia hemolitik
  • Gangguan pencernaan

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Copegus pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitif (alergi)
  • Riwayat penyakit jantung
  • Gangguan hati
  • Riwayat gangguan kejiwaan
  • Wanita hamil dan menyusui

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Copegus:

  • Azatioprin Dapat memperburuk imunosupresi.
  • Peningkatan risiko anemia dengan zidovudine.
  • Antasid yang mengandung Mg, Al, dan simetikon.
  • Meningkatnya risiko asidosis laktat (kondisi yang terjadi ketika kadar asam di dalam tubuh sangat tinggi) dengan analog nukleosida lainnya.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Copegus ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Artikel
    Penyakit Terkait