Sukses

Pengertian Comtusi Forte

Comtusi Forte adalah obat yang di gunakan untuk mengobati batuk berdahak dan batuk tidak berdahak yang parah. Kedua jenis batuk tersebut dapat terjadi karena alergi atau iritasi pada tenggorokan maupun saluran pernafasan. Comtusi Forte mengandung Oxomemazine dan Guaiafenesin. Oxomemazine adalah turunan fenotiazin yang merupakan golongan obat antihistamin yang berfungsi untuk meredakan gatal di tenggorokan, sedangkan Guaifenesin adalah obat ekspektoran (pengencer dahak) yang digunakan untuk menangani batuk berdahak yang disebabkan oleh kondisi, seperti pilek, bronkitis, dan flu. Obat ini bekerja dengan cara mencairkan lendir yang menyumbat di saluran pernapasan, sehingga lebih mudah dikeluarkan saat batuk dan megurangi gatal akibat alergen (pemicu alergi).

Keterangan Comtusi Forte

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Batuk dan Flu.
  • Kandungan: Oxomemazine 3.34 mg, Guaifenesin 66.6 mg.
  • Bentuk: Kapsul.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 10 Kapsul.
  • Farmasi: PT Combiphar

Kegunaan Comtusi Forte

Comtusi Forte digunakan untuk mengobati batuk berdahak dan batuk tidak berdahak,

Dosis & Cara Penggunaan Comtusi Forte

Comtusi Forte termasuk dalam golongan obat keras yang artinya obat hanya dapat dikonsumsi sesuai dengan resep atau anjuran dari Dokter sesuai dengan jenis sakit yang diderita. Konsultasikan terlebih dahulu masalah atau jenis rasa sakit yang Anda alami karena tiap pasien berbeda-beda dosis atau aturan pakai obatnya.

  • Dewasa dan anak dengan berat badan > 40 kg (usia > 12 tahun): 2 kapsul, diminum 3-4 kali sehari.
  • Comtusi Forte dapat diminum sebelum atau setelah makan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Comtusi Forte

Efek samping penggunaan Comtusi Forte yang mungkin terjadi adalah:

  • Mengantuk, penglihatan kabur
  • Gangguan pencernaan
  • Penebalan sekresi bronkial
  • Mulut kering
  • Konstipasi (sembelit)
  • Kesulitan berkemih

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Comtusi Forte pada pasien:

  • Adenoma prostatik
  • Glaukoma sudut-tertutup
  • Ileus paralitik
  • Stenosis pilorus
  • Miastenia
  • Asma dan PPOK

Interaksi Obat
Depresi SSP (susunan syaraf pusat) aditif jika di berikan bersamaan dengan alkohol, barbiturat, hipnotik, analgesik opioid, obat penenang ansiolitik.

Artikel
    Penyakit Terkait