Sukses

Pengertian Compyrantel

Compyrantel adalah obat yang mengandung Pyrantel Pamoat. Compyrantel digunakan untuk mengobati infeksi cacingan, seperti infeksi cacing tunggal atau campuran yang rentan, Ascariasis (yang disebabkan oleh cacing gelang), pengobatan massal ascariasis, Enterobiasis (yang disebabkan oleh cacing kremi), Trichinosis (infeksi cacing parasit nematoda). Compyrantel bekerja dengan cara melumpuhkan otot-otot cacing di dalam usus. Compyrantel diproduksi oleh Mega Esa Farma dalam bentuk sediaan tablet dan kaplet.

Keterangan Compyrantel

  1. Compyrantel Tablet
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Antelmintik
    • Kandungan: Pyrantel Pamoat 125 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 25 Strip @ 4 Tablet
    • Farmasi: Mega Esa Farma
  2. Compyrantel Kaplet
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Antelmintik
    • Kandungan: Pyrantel Pamoat 250 mg
    • Bentuk: Kaplet
    • Satuan penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 25 Strip @ 2 Kaplet
    • Farmasi: Mega Esa Farma

Kegunaan Compyrantel

Compyrantel digunakan untuk mengobati infeksi cacing tunggal atau campuran yang rentan, cacing gelang, pengobatan massal ascariasis, cacing kremi.

Dosis & Cara Penggunaan Compyrantel

  1. Infeksi cacing tunggal atau campuran yang rentan
    Diberikan dosis 10 mg / kg berat badan sebagai dosis tunggal.
  2. Ascariasis
    Diberikan dosis 5 mg / kg berat badan sebagai dosis tunggal. Maksimal: 1 g / dosis.
  3. Pengobatan massal ascariasis
    Diberikan dosis 2,5 mg / kg berat badan sebagai dosis tunggal diberikan 3-4 kali / tahun.
  4. Enterobiasis
    Diberikan dosis 10 mg / kg berat badan, ulangi pemberian obat satu kali setelah 2-4 minggu. Maksimal: 1 g / dosis.
  5. Trichinosis
    Diberikan dosis 10 mg / kg berat badan / hari selama 5 hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 30° C.

Efek Samping Compyrantel

Efek samping penggunaan Compyrantel yang mungkin terjadi adalah:

  • Anoreksia (gangguan makan)
  • Mual, muntah
  • Kram perut
  • Kantuk, susah tidur
  • Diare
  • Peningkatan SGOT
  • Sakit kepala, pusing
  • Ruam

Interaksi Obat
Berpotensi Fatal: Saling antagonis dengan piperazine.

Artikel
    Penyakit Terkait