Sukses

Pengertian Colme

Colme adalah antibiotik yang mengandung Chloramphenicol. Colme digunakan untuk mengobati infeksi bakteri pada mata, serta digunakan untuk mengobati peradangan pada daun telinga atau liang telinga. Colme bekerja dengan cara menghambat pembentukan protein yang dibutuhkan oleh bakteri untuk membentuk dinding sel bakteri.

Keterangan Colme

  1. Colme Tetes Mata
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Kloramfenikol.
    • Kandungan: Chloramphenicol 0.5 %.
    • Bentuk: Tetes Mata.
    • Satuan Penjualan: Botol Tetes.
    • Kemasan: Botol Tetes 8 mL.
    • Farmasi: Interbat
  2. Colme Tetes Telinga

    • Golongan: Obat Keras
    • Kategori: Antiinfeksi dan Antiseptik Telinga
    • Kandungan: Chloramphenicol 10%, lidocaine HCl 4%.
    • Bentuk: Tetes Telinga
    • Satuan Penjualan: Botol Tetes Telinga
    • Kemasan: Botol Tetes Telinga @ 8 mL
    • Farmasi: Interbat.

       

Kegunaan Colme

Colme digunakan untuk mengobati peradangan pada telinga, peradangan bisa terjadi di bagian luar, tengah atau bagian dalam telinga, serta mengobati infeksi bakteri pada mata.

Dosis & Cara Penggunaan Colme

Colme termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter.

  1. Aturan Penggunaan Colme Tetes Mata:
    • Dewasa dan anak-anak: teteskan 1 - 2 tetes Colme pada mata yang sakit, di berikan 6 kali sehari.
  2. Dosis penggunaan Colme Tetes Telinga
    • Aturan penggunaan: teteskan 3-4 tetes Colme pada telinga yang sakit, sebanyak 2-3 kali sehari. Atau sesuai petunjuk Dokter.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 2-8 derajat Celcius.

Efek Samping Colme

Efek samping penggunaan Colme yang mungkin terjadi adalah:

  • Mata perih
  • Penglihatan kabur
  • Iritasi ringan
  • Ototoksisitas (gangguan pada fungsi pendengaran akibat obat atau zat kimia)

Kontraindikasi

  • Tidak boleh di berikan pada pasien yang hipersensitif terhadap kandungan obat.
  • Tidak boleh diberikan pada pasien dengan kondisi gendang telinga berlubang

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Colme ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

 

Artikel
    Penyakit Terkait