Sukses

Pengertian Clinex

Clinex adalah obat yang mengandung Clindamycin HCl. Antibiotik ini berfungsi untuk menghentikan pertumbuhan beberapa bakteri, diantaranya Staphylococcus aureus, D. pneumoniae, Streptococcus pyogenes, Streptococci (kecuali Streptococcus faecalis), Streptococcus viridans dan Avtinomyces israelli serta aktif terhadap Bacteroides fragilis dan kuman patogen anaerob yang peka lainnya. Clinex bekerja dengan cara menghambat sintesa protein bakteri. Clinex biasanya digunakan untuk mengobati infeksi pada sistem pernafasan, sistem pencernaan, infeksi kulit dan jaringan, sendi dan tulang seperti osteomyelitis, darah, kulit, paru-paru, organ reproduksi wanita, serta infeksi pada organ-organ dalam lainnya. Selain itu, Clinex juga dapat digunakan untuk mengobati infeksi gigi yang tidak dapat diatasi oleh antibiotik lainnya.

Keterangan Clinex

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik
  • Kandungan: Clindamycin HCl 300 mg
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: 1 Strip @ 10 Kapsul
  • Farmasi: Gracia Pharmindo.

Kegunaan Clinex

Clinex digunakan untuk mengobati infeksi saluran nafas bawah, kulit dan jaringan lunak, tulang dan sendi, infeksi oleh bakteri anaerob.

Dosis & Cara Penggunaan Clinex

Clinex tergolong dalam obat keras sehingga harus digunakan dalam pengawasan Dokter. Pengonsumsian obat ini tidak sembarangan, dan harus dihabiskan agar tidak terjadi resisten.

Dosis penggunaan Clinex secara umum adalah:

  1. Dewasa
    • Infeksi serius: 150-300 mg tiap 6 jam.
    • Infeksi lebih parah 300-450 mg tiap 6 jam.
  2. Anak
    • Infeksi Serius: 8-16 mg per kg berat badan dalam 3-4 dosis terbagi.
    • Infeksi lebih parah: 16-20 mg per kg berat badan dalam 3-4 dosis terbagi.
    • Anak usia < 1 tahun atau berat badan kurang 10 kg: 37.5 mg tiap 8 jam.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 20-25 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Clinex

Efek samping penggunaan Clinex yang mungkin terjadi adalah:

  • Diare
  • Mual, muntah, sakit perut ringan
  • Gatal ringan
  • Nyeri ulu hati
  • Kolitis berat (radang usus besar)
  • Reaksi kulit (iritasi kemerahan)
  • Ikterus (warna kulit kuning)
  • Perubahan hematopoietik (pembentukan komponen sel darah)

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien yang hipersensitif terhadap kandungan obat.

Interaksi Obat

  • Eritromisin: kemungkinan memiliki efek antagonis.
  • Golongan penghambat neuromuskular: mengubah mekanisme kerja dari obat golongan tersebut.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Clinex ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Overdosis

  • Gejala: nefrotoksisitas (gangguan ginjal), hepatotoksisitas (gangguan hati), kelainan hematologis, diare berat dan kolitis pseudomembran yang dapat mengakibatkan kematian.
  • Penatalaksanaan: Pengobatan simtomatik dan suportif. Berikan adrenalin untuk mengatasi reaksi anafilaktoid (reaksi alergi yang parah). Berikan oksigen dan golongan obat kortikosteroid melalui injeksi intravena (pembuluh darah) sesuai indikasi. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait