Sukses

Pengertian Clavicil

Clavicil yang merupakan antibiotik untuk membantu mengobati infeksi yang disebabkan oleh pertumbuhan bakteri. Selain itu, Clavicil Kaplet digunakan sebagai antibiotik untuk membantu mengobati tukak (luka) lambung atau usus yang disebabkan oleh bakteri H. pylori. Clavicil bekerja dengan cara menghambat pembentukan dinding sel bakteri sehingga dapat membunuh bakteri. Obat ini juga bisa dikombinasikan dengan obat lainnya untuk membantu mengatasi gejala penyakit yang timbul. Clavicil hanya digunakan untuk membantu mengobati infeksi yang disebabkan oleh pertumbuhan bakteri, sehingga penggunaannya pada infeksi virus dan jamur tidak akan memberikan efek terapi. Penggunaan Clavicil yang tidak tepat tujuan dan dosis dapat menyebabkan bakteri menjadi resisten (kebal) terhadap obat ini dan dapat menyebabkan penurunan efektifitas obat ini.

Keterangan Clavicil

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antibiotik.
  • Kandungan: Amoxicillin 500 mg dan Asam Klavulanat 125 mg.
  • Bentuk: Kaplet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 6 Kaplet.
  • Farmasi: Actavis.

Kegunaan Clavicil

Clavicil digunakan untuk mengobati infeksi akibat bakteri yang peka, seperti infeksi pada saluran pernapasan, kulit, jaringan lunak, saluran kemih dan kelamin, tulang dan sendi serta infeksi lainnya (abortus septik, sepsis perifer dan intra abdominal, infeksi pasca operasi).

Dosis & Cara Penggunaan Clavicil

Penggunaan Clavicil harus dikonsultasikan dengan Dokter. Aturan penggunaan obat ini yaitu:

  • Dewasa dan anak diatas 12 tahun Untuk infeksi ringan sampai sedang diberikan 250 mg 3 kali sehari. Untuk Infeksi berat diberikan 500 mg 3 kali sehari.
  • Anak-anak Dosis lazim yang dianjurkan adalah 25 mg per kg berat badan per hari tiap 8 jam dalam dosis terbagi.

Efek Samping Clavicil

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Clavicil, antara lain diare, mual, muntah.

Kontraindikasi
- Hipersensitif terhadap Pensilin.
- Riwayat reaksi hipersensitif langsung yang parah terhadap agen β-laktam lainnya (misalnya Sefalosporin, karbapenem, atau monobaktam)

Interaksi obat
- Dapat mengurangi khasiat dari oral kontrasepsi.
- Peningkatan resiko reaksi alergi dengan allopurinol.
- Dapat meningkatkan efek antikoagulan (golongan obat yang dipakai untuk menghambat pembekuan darah).
- Meningkatkan dan memperpanjang kadar darah dengan probenesid, Kloramfenikol, makrolida, sulfonamid dan tetrasiklin dapat mengganggu efek bakterisida amoksisilin.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Clavicil ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait