Sukses

Pengertian Cholinaar

Cholinaar adalah obat yang mengandung Citicoline. Cholinaar digunakan untuk membantu mengobati gangguan saraf dan mengurangi kerusakan jaringan pada otak yang di sebabkan oleh cedera kepala, Parkinson (terjadinya tremor atau gemetaran). Cholinaar juga digunakan untuk membantu mengobati penyakit Alzhaimer (penurunan daya ingat, penurunan kemampuan berpikir dan berbicara).

Keterangan Cholinaar

  1. Cholinaar Injeksi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kategori: Vasodilasator Periferal, Nootropik, dan Neurotropik.
    • Kandungan: Citicoline 125 mg/ ml
    • Bentuk: Cairan Injeksi.
    • Satuan Penjualan: Ampul.
    • Kemasan: Box, 10 Ampul @ 2 mL; Box, 5 Ampul @ 4 mL; Box, 10 Ampul @ 8 ml.
    • Farmasi: Novell Pharmaceutical PT.
  2. Cholinaar Prefilled Syringe
    • Golongan: Obat Keras
    • Kategori: Vasodilasator Periferal, Nootropik, dan Neurotropik.
    • Kandungan: Citicoline 130.63 mg
    • Bentuk: Cairan Injeksi.
    • Satuan Penjualan: Prefilled Syringe.
    • Kemasan: Prefilled Syringe @ 2 mL dan 4 mL
    • Farmasi: Novell Pharmaceutical PT.
  3. Cholinaar Kapsul
    • Golongan: Vitamin dan Suplemen
    • Kategori: Vasodilasator Periferal, Nootropik, dan Neurotropik.
    • Kandungan: Citicoline 500 mg
    • Bentuk: Kapsul.
    • Satuan Penjualan: Blister.
    • Kemasan: Blister @ 10 Kapsul
    • Farmasi: Novell Pharmaceutical PT.
  4. Cholinaar 500 ODT
    • Golongan: Vitamin dan Suplemen
    • Kategori: Vasodilasator Periferal, Nootropik, dan Neurotropik.
    • Kandungan: Citicoline 500 mg
    • Bentuk: Tablet Cepat Larut.
    • Satuan Penjualan: Blister.
    • Kemasan: Blister @ 10 Tablet Cepat Larut
    • Farmasi: Novell Pharmaceutical PT.

Kegunaan Cholinaar

Cholinaar digunakan untuk mengurangi kerusakan jaringan pada otak dan mengobati penyakit Alzhaimer.

Dosis & Cara Penggunaan Cholinaar

Cholinaar Injeksi termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter.

  • Tidak sadar karena cedera kepala atau otak operasi: di berikan dosis 500 mg drip atau di berikan melalui injeksi intravena (melalui pembuluh darah) 1-2 kali sehari.
  • Tidak sadar di akut otak infark: di berikan dosis 1.000 mg melalui injeksi intravena (pembuluh darah) sekali sehari terus menerus selama 2 minggu.
  • Pasca-sangat marah hemiplegia: di berikan dosis 1.000 mg melalui injeksi intravena (pembuluh darah) sekali sehari secara terus menerus selama 4 minggu.
  • Lanjutkan pengobatan untuk tambahan 4 minggu jika ada kecenderungan pemulihan.

Cara Penggunaan Cholinaar Kapsul dan Tablet adalah sebagai berikut:

  • Dosis pemberian: 1 kapsul/ tablet diminum 1-2 kali sehari, atau 2 kapsul/ tablet diminum 1 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Cholinaar

Efek samping penggunaan Cholinaar yang mungkin terjadi adalah:

  • Bradikardia (denyut jantung lambat)
  • Takikardia (detak jantung melebihi 100 kali per menit)
  • Diare
  • Ketidaknyamanan ulu hati
  • Sakit perut
  • Kelelahan
  • Pusing, sakit kepala
  • Ruam
  • Hipotensi (tekanan darah rendah).

Kontraindikasi
Tidak boleh diberikan pada penderita hipertonia sistem saraf parasimpatis.

Interaksi Obat
Dapat mempotensiasi efek Levodopa.

Artikel
    Penyakit Terkait