Sukses

Pengertian Chepamed

Chepamed adalah obat yang mengandung Piracetam yang diproduksi oleh PT. Promedrahardjo Farmasi. Piracetam merupakan kelompok obat yang dikenal sebagai analog GABA (Asam γ-aminobutirat adalah neurotransmiter dan hormon otak yang menghambat reaksi-reaksi dan tanggapan neurologis yang tidak menguntungkan). Obat ini bekerja pada otak dan sistem saraf dan diduga dapat melindungi otak terhadap kekurangan oksigen (iskemia). Piracetam umumnya digunakan dalam kombinasi dengan obat lain untuk mengobati myoclonus. Myoclonus adalah suatu kondisi dimana sistem saraf menyebabkan otot-otot, terutama di lengan dan kaki, mengalami kedutan tak terkendali. Chepamed digunakan untuk meningkatkan fungsi kognitif, mioklonus serta dapat mengatasi kedutan pada otot, disleksia, vertigo dan cedera pada kepala. Chepamed dapat mempengaruhi otak dan sistem saraf dengan melindungi korteks serebri agar tidak kekurangan oksigen.

Keterangan Chepamed

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Nootropik dan Neurotonik
  • Kandungan: Piracetam 800 mg
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 5 Strip @ 10 Kaplet
  • Farmasi: PT. Promedrahardjo Farmasi.

Kegunaan Chepamed

Chepamed digunakan untuk meningkatkan fungsi kognitif, mioklonus serta dapat mengatasi kedutan pada otot, disleksia, vertigo dan cedera pada kepala.

Dosis & Cara Penggunaan Chepamed

Chepamed merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter.

  • Terapi tambahan dalam gangguan pada sisten saraf pusat (mioklonus kortikal)
    Dewasa:
    Awalnya: 7.2 gram setiap hari dalam 2-3 dosis terbagi; dapat meningkat 4.8 gram setiap 3-4 hari.
    Maksimal : 24 gram setiap hari dalam 2-3 dosis terbagi.
  • Meningkatkan kemampuan kognitif pada penurunan kognisi otak karena gangguan otak (insufisiensi serebrokortikal)
    Dewasa:
    2.4 gram setiap hari dalam 2-3 dosis terbagi. Untuk kasus yang parah: Hingga 4.8 gram setiap hari atau lebih tinggi.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu dibawah 25°C.

Efek Samping Chepamed

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Chepamed, yaitu:
1. Nyeri perut, diare, mual, muntah.
2. Gugup
3. Epilepsi yang memburuk
4. Halusinasi
5. Depresi
6. Mengantuk
7. Vertigo, sakit kepala
8. Insomnia
9. Kebingungan
10. Gangguan keseimbangan
11. Lemas
12. Gangguan pendarahan, ruam, dan gatal.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Chepamed pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Alergi terhadap kandungan obat Pirabrain
  • Wanita hamil dan menyusui
  • Riwayat pendarahan otak.

Interaksi obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat: yang umumnya terjadi saat penggunaan Chepamed:

  • Dapat menyebabkan kebingungan, iritabilitas, dan gangguan tidur dengan ekstrak tiroid (T3 dan T4).
  • Peningkatan efek farmakologis dari antikoagulan, antiplatelet (misalnya Asam asetilsalisilat).
Artikel
    Penyakit Terkait