Sukses

Pengertian Cendo Natacen

Cendo Natacen adalah sediaan tetes mata yang mengandung Natamycin 5 % dan diproduksi oleh Cendo. Cendo Natacen diindikasikan sebagai anti fungi atau anti amur, dan digunakan untuk mengobati infeksi mata yang disebakan oleh jamur. Cendo Natacen aktif terhadap berbagai ragi dan jamur berfilamen, sehingga menghentikan pertumbuhan spora jamur dan mematikan sel jamur.

Keterangan Cendo Natacen

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: AntiInfeksi Mata, Anti Fungi, dan Antiseptik.
  • Kandungan: Natamycin 5 %.
  • Bentuk: Tetes Mata.
  • Satuan Penjualan: Botol Tetes.
  • Kemasan: Botol Tetes 0.6 ml, dan 15 mL.
  • Farmasi: Cendo.

Kegunaan Cendo Natacen

Cendo Natacen digunakan untuk mengobatu blefaritis (peradangan kelopak mata yang biasanya terjadi di area pertumbuhan bulu mata dan bisa mengenai kedua kelopak mata), konjungtivitis (mata merah akibat peradangan pada selaput yang melapisi permukaan bola mata dan kelopak mata bagian dalam) dan keratitis (peradangan atau inflamasi yang terjadi pada kornea mata).

Dosis & Cara Penggunaan Cendo Natacen

Dosis dan Cara Penggunaan Cendo Natacen, harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  1. Keratitis
    • Dewasa: Teteskan 1 tetes Cendo Natacen pada konjungtiva setiap 1-2 jam, kurangi dosis pemberian menjadi 1 tetes diberikan 6-8 kali sehari setelah 3-4 hari. Lama pengobatan: 2-3 minggu. Dosis dapat dikurangi secara bertahap dengan jarak pemberian 4-7 hari untuk memastikan bahwa organisme yang bereplikasi telah hilang.
  2. Blefaritis, konjungtivitis
    • Dewasa: Teteskan 1 tetes Cendo Natacen ke dalam kantung konjungtiva mata yang sakit, sebanyak 4-6 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 2-24 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Cendo Natacen

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Cendo Natacen, yaitu:

  • Reaksi alergi.
  • Kekeruhan kornea.
  • Ketidaknyamanan mata.
  • Iritasi dan nyeri pada mata, sensasi benda asing.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Cendo Natacen pada pasien yang memiliki hipersensitif.

Artikel
    Penyakit Terkait